Tio

Just wanna share my experience

Bagaimana Meraih Beasiswa untuk belajar di Luar Negeri?


Bagaimana Meraih Beasiswa untuk belajar di Luar Negeri?

Berlajar di luar negeri bagi sebagian orang yang mampu mungkin bukan sebuah angan-angan. Namun bagi kebanyakan orang, melanjutkan studi di luar negeri merupakan sebuah mimpi yang harus diwujudkan dengan persiapan yang matang. Salah satu alasan mengapa banyak mahasiswa memilih untuk sekolah di luar negeri adalah infrastruktur, sarana dan sistem pendidikan di negera-negara berkembang yang sudah sangat memadai dan sangat mendukung para mahasiswa dalam studinya.

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, mendapatkan beasiswa untuk sekolah luar negeri adalah cara yang paling sering digunakan. Banyak beasiswa yang ditawarkan bagi mahasiswa dari negara-negara berkembang termasuk Indonesia dan ada beberapa yang dikhususkan bagi mahasiswa Indonesia.

Berikut sedikit gambaran langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk meraih beasiswa sebatas pengetahuan penulis:

1.Informasi

Ini adalah hal pertama yang harus dilakukan; cari informasi tentang beasiswa sebanyak mungkin. Anda bisa mencarinya dengan googling di internet, menjadi anggota mailing list beasiswa (seperti milisbeasiswa@yahoogroups.com), koran, kedutaan besar, bagi dosen atau guru info dapat diperoleh di universitas masing-masing dan departemen pendidikan nasional, bagi rekan-rekan PNS info bisa diperoleh di kantor masing-masing, Bappenas/Bappeda, Sesneg, dll.

Informasi yang dicari harus lengkap, seperti tata cara pelamaran, persyaratan nilai minimum, bahasa yang digunakan, nilai minimum TOEFl/IELTS, dokumen-dokumen yang diperlukan seperti Letter of Acceptance (LOA), deadline, syarat-syarat khusus (seperti hanya untuk dosen atau PNS), coverage (full scholarship, partial, atau sandwich) dsb.

Informasi merupakan hal yang krusial, karena banyak sekali yang kehilangan kesepatan atau gagal karena tak memiliki info yang memadai. Sering kali informasi tentang beasiswa “nyangkut” atau terhenti pada level tertentu di sebuah organisasi, sehingga hanya orang-orang “tertentu” yang tahu. Sehingga seperti yang telah diutarakan bahwa anda dalam mencari informasi harus “proaktif”. Jangan menunggu informasi datang ke anda!

2.      Bahasa

Mendapatkan beasiswa bukan sesuatu yang mudah dan didapat dengan cepat. Banyak persiapan yang harus dilakukan, dan salah satu kendala dan rintangan terbesar bagi kebanyakan mahasiswa Indonesia adalah faktor bahasa. Kemampuan bahasa asing sangat penting guna kelancaran studi, karena kita akan sekolah di tempat lain dimana bahasa asing digunakan. Kebanyakan program beasiswa dilaksanakan dengan bahasa inggris, sehingga dari kemampuan dasar bahasa inggris dalam surat menyurat, perbincangan, menulis, hingga TOEFL® (Test of English as a Foreign Language) atau IELTS (International Language Testing System) sangatlah penting. Kemahiran bahasa tidak didapat dalam satu atau dua bulan, perlu berbulan-bulan guna persiapannya. Untuk nilai TOEFL nilai minimum biasanya adalah 550 (ada beberapa program beasiswa yang meminta lebih besar dari skor ini) dan IELTS 5 (untuk Australia). Ada yang perlu di ketahui bahwa biasanya TOEFL yang diperlukan adalah International TOEFL, atau The Institutional Testing Program (ITP) TOEFL. Lebih lengkap mengenai TOEFL anda bisa melihat site dari The Indonesian International education Foundation (IIEF): http://www.iief.or.id/. Sedangkan untuk IELTS, anda bisa mencari informasinya di: www.ielts-indonesia.com.

3.     Pelamaran Beasiswa

Biasanya sebelum melamar, ada beberapa program beasiswa yang mensyaratkan hal-hal tertentu, berikut beberapa hal yang pernah penulis alami:

1.Beasiswa program Bappenas.

Hanya PNS dengan minimum telah 2 tahun bekerja  yang diperbolehkan mendaftar. Ada beberapa proses seleksi; seleksi dokumen, TPA (Tes Potensi Akademik) dan TOEFL, Ada tiga jenis beasiswa yg ditawarkan bappenas:

a.Luar Negeri. Anda akan diberi kursus bahasa selama 6 bulan guna persiapan mendapatkan nilai TOEFL yg layak untuk melamar beasiswa luar negeri, spt AUSAID, STUNED, Erasmus Mundus, dll.

b.Double Degree. Dalam program ini, satu tahun studi di dalam negeri dan satu tahun di luar negeri dan akan juga diberi program persiapan bahasa selama 4 bulan untuk persiapan pelamaran beasiswa ke luar negeri melalui STUNED, Jepang, Perancis, dll.

c.Dalam Negeri. Untuk program yang terakhir ini kandidat yang lulus langsung studi di beberapa program di universitas di dalam negeri yang telah ditunjuk oleh bappenas.

Pelamaran harus melalui/diajukan oleh instansi masing-masing. Dari pengetahuan penulis, PNS dari daerah lebih diutamakan dari pada PNS di Pusat (Jakarta) guna pemerarataan.

Tips: Kebanyakan TPA merupakan sandungan awal bagi pelamar. Ini dapat anda atasi dengan membaca buku-buku contoh TPA yang banyak dijual di toko buku. Dan khusus untuk soal-soal matematika, jangan pernah anda selesaikan dengan metode standard karena anda akan kehabisan waktu. Gunakan metode cepat serta logika anda.

2.STUNED (Studeren in Nederland)

Beberapa beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Belanda, seperti:

  1. The Netherlands Fellowship Programmes (NFP).
  2. HSP Huygens Programme.
  3. The Netherlands Ministry of Foreign Affairs the Dutch foundation WOTRO for a PhD fund.
  4. STUNED (Studeren in Nederland).

Program beasiswa ini di kelola oleh NESO Indonesia (The Netherlands education support office in Indonesia) dan anda bisa mencari info lengkapnya di website : http://www.nesoindonesia.com atau www.nesoindonesia.or.id .

Untuk beasiswa STUNED secara umum langkah2 yang harus dilakukan adalah:

a.Karena disyaratkan bahwa kita sudah diterima di salah satu universitas di belanda maka carilah informasi program dan universitas yang anda ingin tuju untuk studi, ini anda bisa dapatkannya di kantor NESO (dahulu NEC) di Jakarta.

b.Lakukan kontak dengan universitas yang anda minati dan pelajari syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi mahasiswa disana. Database program-program master yang ada di Belanda tersedia di kantor NESO. Anda dapat pula mendapatkan info lebih rinci saat Holland Education Fair yang diadakan setiap tahun di beberapa kota di Indonesia.

c.Untuk stuned, anda diperbolehkan untuk mendaftar dan mengikuti tes beasiswa meski belum mendapatkan Letter of Acceptance (LOA) atau Admission Letter dari universitas. Namun saat anda terpilih menjadi kandidat penerima beasiswa, anda harus bisa menunjukkan surat LOA tsb.

Salah satu kendala bagi pelamar adalah kita harus mengirim langsung application ke Universitas di belanda yang membutuhkan biaya (investasi) yang tidak sedikit (meski ada beberapa universitas yang dapat apply secara online atau via email). Hal ini dapat disiasati dengan mengirimkan atau melamar langsung ke counter/stand universitas tsb saat Holland Education Fair di kota anda, sehingga anda tidak perlu mengirimkan langsung ke belanda.

Setelah anda lolos seleksi dokumen, anda akan dipanggil untuk tes wawancara. Anda akan di beri pertanyan-pertanyaan standar (menurut saya) dalam wawancara beasiswa seperti latar belakang pendidikan, pekerjaan, alasan memilih belanda untuk studi dan alasan mengapa memilih program master yang kita tulis di aplication form. Ada baiknya juga background pendidikan, pekerjaan sekarang dan program master yang diinginkan berkaitan. Pelajari juga mengenai universitas serta kota di mana univeristas tersebut berada. Bekali diri anda dengan informasi tentang sistem pendidikan dan hidup di belanda. Karena pewawancara juga melihat kesiapan anda dalam berinteraksi dan mandiri di negeri nun jauh disana terebut. Bagi pelamar yang belum menyertakan LOA saat pengiriman aplikasi, ada baiknya anda menyiapkan LOA saat wawancara. Jika memang ternyata belum mendapatkannya maka anda akan ditanyakan kapan akan mendapatkan LOA tsb.

3.AUSAID.

Bagi anda yang ingin bersekolah di negeri kangguru, salah satunya bisa melamar ke beasiswa AusAID. Beberapa beasiswa yang diberikan pemerintah Australia:

a.Australian Development Scholarships (ADS)

b.Australian Leadership Awards, keduanya dikelola oleh AusAID

c.Endeavour Programme, dikelola oleh Department of Education Science

and Training (DEST)

Program beasiswa ADS AusAID cukup terkenal dan pembukaan beasiswa biasanya diumumkan di koran nasional. Bagi program master, ada 2 jenis program yakni master by research atau by course. Program beasiswa yang satu ini tidak mengharuskan kita untuk kontak dan telah diterima di salah satu universitas di Australia. Kita cukup melamar dengan mengisi formulir yang tersedia. Jika ternyata kita memenuhi persyaratan, kita akan dipanggil untuk tes IELTS dan wawancara. Keduanya sangat menentukan. Untuk IELTS anda bisa belajar dari lembaga-lembaga kursus. Dalam wawancara ada beberapa pertanyaan yang seingat saya ditanyakan:

1.Background, pendidikan, pekerjaan saat ini

2.Program master yang diminati, serta hubungannya dengan pekerjaan saat ini dan pembangunan indonesia ke depan.

Untuk wawancara saya rasa sangat krusial, karena jika  IELTS sudah melebihi nilai 5 sudah dinyatakan lulus IELTS, hanya saja nanti saat masa persiapan bahasa akan lebih lama (sekitar 6 bln).

4.VLIR  (Vlaamse Interuniversitaire Raad)

Beasiswa yang satu ini mungkin jarang didengar oleh para pencari beasiswa, karena memang tidak ada pengumuman di koran2 dan tidak ada lembaga perwakilannya seperti STUNED di NESO, dll. Terlebih lagi jumlah penerima beasiswa VLIR dari indonesia jauh lebih sedikit dibandingkan dengan program beasiswa lainnya. Karena memang beasiswa ini lebih banyak ditujukan bagi mahasiswa asal afrika. Anda bisa mulai dengan memperhatikan informasi selengkapnya di: www.scholarships.vliruos.be/. Beasiswa ini hanya diberikan bagi beberapa program training, program master dan program PhD (khusus untuk alumni penerima beasiswaVLIR) yang daftarnya bisa anda lihat di site vlir.

Di setiap program, terdapat seorang professor yang merupakan ketua dari selecting committee di universitas. Sebaiknya anda kontak beliau dan juga browse untuk mencari info tentang riset yang sedang dilakukan oleh universitas tsb.

Untuk beasiswa VLIR anda harus mengirimkan langsung aplikasi ke office VLIR di Brussels. Serta tidak ada proses wawancara. Proses seleksi dilakukan berdasarkan dokumen aplikasi anda terutama dari motivation statement serta dari riset proposal. Tentunya akan lebih bagus jika background, pekerjaan anda sekarang serta riset yang akan anda tekuni sesuai dengan bidang serta riset di universitas yang anda tuju. Anda tidak perlu melamar ke universitas, hanya diperlukan aplikasi ke VLIR dimana didalam aplikasi tersebut tertera universitas dan program pilihan anda. Setelah semua dokumen masuk, pihak Vlir akan mengirimkan aplikasi ke selecting committe yang ada di masing-masing universitas. Kemudian dihasilkan list rangking kandidat yang disetujui diterima di universitas tersebut. List tersebut kemudian diseleksi kembali oleh selecting committe VLIR untuk menentukan siapa yang berhak mendapatkan beasiswa. Bagi yang masuk dalam waiting list jangan berkecil hati, karena tidak jarang penerima beasiswa ada yang mengundurkan diri. Coba juga untuk kontak pihak universitas atau professor, karena biasanya terdapat pula beasiswa dari universitas meski jumlah student penerimanya serta nilai beasiswanya lebih sedikit.

5.Japanese Government (Monbukagakusho) /MEXT scholarship

Banyak beasiswa yang diberikan oleh pemerintah jepang, salah satunya adalah Monbukagakusho. Info lengkap dapat dilihat di http://www.studyjapan.go.jp/en/toj/toj0302e.htmlatau di http://educationjapan.org/jguide/scholarships.html. Khusus untuk program beasiswa yang satu ini anda tidak diharuskan mampu berbahasa inggris, melainkan anda harus dapat berbahasa jepang dengan baik. Tapi jangan takut anda setelah lolos seleksi akan di kursuskan bahasa jepang selama beberapa bulan sebelum anda kuliah. Salah satu persyaratan beasiswa ini adalah Letter of Acceptance atau surat dari professor di salah satu universitas di jepang keterangan bahwa anda sang professor bersedia menjadi supervisor anda. Untuk mendapatkan surat ini menurut pengalaman saya bukan sesuatu yang mudah.

Langkah awal adalah mencari professor dengan riset yang cocok dengan riset yang kita ingin lakukan. Ini juga tidak mudah, salah satunya karena kebanyakan sitenya berbahasa jepang meski beberapa telah memiliki site english version. Setelah mendapatkan beberapa kandidat professor, kirimkan email perkenalan tentang diri anda dan ketertarikan anda akan riset sang professor. Ada hal yang perlu diingat bahwa professor di jepang tidak seperti di eropa yang bisa langsung to the point. Sehingga perlu proses terlebih dahulu sebelum anda mengungkapkan maksud anda untuk menjadi student dari si professor. Namun tidak semua professor yang kita hubungin via email menjawab langsung, bahkan ada beberapa tidak menjawab. Alangkah baiknya jika dalam mencari professor anda memiliki link atau teman kenal baik dengan professor di jepang. Para professor di Jepang akan lebih senang jika anda direkomendasikan oleh seseorang yang mereka kenal baik. Setelah anda rasakan hubungan anda dengan professor sudah baik, langkah berikutnya adalah membuat sang professor percaya bahwa anda layak untuk di supervise olehnya. Setelah anda mendapatkan LOA dari professor kesempatan anda untuk mendapatkan beasiswa semakin besar.

6.Erasmus Mundus scholarship

Beasiswa ini diberikan oleh European Union (EU) kepada mahasiswa dari Negara non EU untuk melanjutkan studi di Negara-negara eropa. Dengan beasiswa ini anda berksempatan untuk studi di beberapa univeritas di beberapa negara. Untuk aplikasi erasmus mundus anda langsung mengirimkan semua persyaratan ke konsorsium di universitas dimana beasiswa erasmus mundus ditawarkan, namun proses ini terkadang cukup rumit. Tidak ada seleksi wawancara, dan semua proses seleksi didasarkan pada dokumen yang anda kirimkan. Untuk mengetahuiketerangan lebih lanjut dapat dilihat di: http://ec.europa.eu/education/programmes/ mundus/projects/index_en.html , atau http://indoem.info/.

Diatas hanya sebagian kecil program beasiswa yang dapat anda lamar. Masih banyak beasiswa yang ditawarkan, dan tidak hanya dari institusi tesebut diatas namun bisa juga dari perusahaan, professor atau dari pihak universitas.

4.     Persiapan Dokumen

Mahasiswai semua dokemen yang diperlukan. Berikut beberapa dokumen yang biasanya disyaratkan:

a.Form aplikasi. Mahasiswai kemudian isi form aplikasi dengan baik dan lengkap. Jika ada yang kurang jelas tanyakan langsung ke sekretariat program beasiswa.

b.Ijazah dan transkrip nilai. Gunakan Ijazah yang telah diterjemahkan dalam bahasa inggris. Jika diperlukan sertakan penjelasan sistem penilaian yang ada di Indonesia.

c.Curriculum Vitae (CV). Buat CV anda terstruktur, lengkap dan seringkas mungkin (Bayangkan betapa bosannya seorang juri jika harus membaca 15 halaman CV anda). Beberapa pemberi beasiswa mensyaratkan bentuk CV tersendiri. Untuk eropa sebaiknya menggunakan standar CV eropa yang bisa anda dapatkan di http://europass.cedefop.europa.eu/en/documents/curriculum-vitae/templates-instructions.

d.Surat rekomendasi. Biasanya yang diperlukan adalah surat rekomendasi dari profesor anda saat anda kuliah S1 dan rekomendasi dari atasan anda di kantor bagi yang sudah bekerja. Gunakan surat rekomendasi yang asli, masukkan ke dalam amplop (dari universitas atau kantor) yang tertutup (sealed) dan tujukan kepada selecting committee.

e.Motivation Letter atau Statement of Purpose. Tak mudah membuat persyaratan yang sangat krusial ini. Anda bisa browse di internet mengenai contoh-contoh Motivation Letter atau Statement of Purpose. Para selecting committee akan menilai anda dari tulisan yang anda buat sehingga anda harus bisa menjelaskan dengan baik tentang diri anda, kemampuan dan rencana anda kedepan. Secara umum sebuah motivation letter berisi:

a.Latar belakang pendidikan serta pekerjaan anda saat ini.

b.Alasan mengapa anda ingin meneruskan studi ke tingkat master, serta kesesuaian dengan rencana dan karir anda.

c.Alasanmengapa mengambil jurusan/program yang anda lamar. Jelaskan keinginan riset anda dan kalau bisa sertakan nama professor yang akan bekerja sama dengan anda, mata kuliah yang menarik di program tersebut. Perlihatkan bahwa anda mengerti betul dan siap untuk kuliah di tempat tersebut.

d.Kontribusi apa yang dapat anda berikan kepada institusi saat anda bekerja sekarang, universitas yang anda tuju dan negara.

Namun ada beberapa hal yang perlu anda perhatian: word limit, bahasa, serta pastikan seseorang yang anda percaya (professor atau atasan anda) membaca statement anda dan mendapatkan feedback dari mereka.

5. Doa dan tawakal.

Selain anda berusaha, juga doa baik dari anda sendiri maupun dari orang tua, keluarga dan teman adalah faktor yang paling penting. Dan yang paling penting diingat bahwa hasil dari usaha anda adalah hak Allah SWT. Kita hanya diwajibkan untuk berusaha ikhtiar yang terbaik dan diikuti dengan tawakal kepada Nya.

About these ads

May 11, 2008 - Posted by | Scholarship |

50 Comments »

  1. Thank you for your information. I have a dream to have master in overseas especially in UK. I’m lack in finance, so i need a scolarship. But i don’t know what to do, what’s the step. Your explanation inspired me and burnt my spirit to win the scholarship. Reading above writes, now i know that so many things to do, learnt and prepared. One thing for sure, there’s nothing impossible for God and also for people who belief in Him. Thank’s

    Comment by Victoria Delima | May 18, 2008 | Reply

    • salam kenal mas..
      saya roni dokter muda.. mau tau cara nya gma supaya bisa kesana untuk lanjutin sekolah spesialis saya.
      trus bahasa yg di pakai apa? mohon bantuan dan saran…
      thx b4

      Comment by roni januardi | July 4, 2009 | Reply

      • Halo Mas Roni, untuk di belgia international programnya dalam bahasa inggris, dan untuk spesialisasi ada bbrp rekan2 yang dokter yg mendapat beasiswa lsg dr department di program studi yg diinginkan. Mas Roni bisa kontak professor2 disini untuk menanyakan kemungkinan mendapatkan beasiswa.

        Comment by Tio | July 14, 2009

  2. Thanks banget Tio atas bahan ini, jadi menambaha wawasanku tentang beasiswa dan jeroannya :)

    Comment by Daniel R. Simarmata | June 2, 2008 | Reply

  3. Salam kenal.
    Nama saya Gamelinda Rizkinanti Shobita.
    Umur saya 14 tahun.
    Saya ingin kuliah di The university of Melbourne jurusan Bachelor of veterinary science. Saya menanyakan hal ini agar saya dapat merencanakan masa depan dengan baik. Pertanyaan saya adalah :
    Apakah saya bisa mendapat beasiswa dari pemerintah australia agar tidak usah memikirkan tentang biaya?
    Kalau bisa apakah syarat yang harus saya ketahui?

    Comment by Gamelinda | June 20, 2008 | Reply

  4. thanks a lot 4 the information! i hope someday I can be there, overseas…and study

    Comment by Dewi | June 27, 2008 | Reply

  5. thanks a lot 4 the information! i hope someday I can be there, overseas…and study

    Comment by Dewi | June 27, 2008 | Reply

  6. I want to study in England. But, I don’t have many. I still waiting news others. I’m confused.

    Comment by 0pz | August 5, 2008 | Reply

  7. Thanx to Tio for sharing so many information about scholarship. Reading your articles has opened my eyes and my knowledges. Its so helpfull.. :)

    Plese keep writing for us.
    I ll be happy to reading your updating blog.. :D

    Comment by cinan | October 6, 2008 | Reply

  8. Thanx atas Tips berharganya.
    kenalin saya Lasmini alumni STIS tahun 03. ini pak setio yang dulu di lab komputasi itu ya??
    saat ini saya juga coba mewujudkan mimpi tuk bisa ambil master applied statistics di australia (lagi deg2an nunggu hasil ADS). Ada info tentang applied statistics di univ. eropa ga untuk saya yang lulusan DIV komputasi ini??

    Comment by Lasmini | November 3, 2008 | Reply

  9. Dah 3 kali ADS: Gagal. Boro-boro dipanggil test IELTS.
    NZAID: gagal
    German: gagal
    ITP 567.
    Proposal Penelitian? ada
    Calon supervisor? Aya
    Kesimpulan: I hate always fails but I will try harder every time. Tapi kalo emang gak beruntung, mo ngomong apa????

    Comment by Ang | December 1, 2008 | Reply

  10. hai hai..
    aku mau belajar diluar niy,..tadi liat prosedur pembuatan visa dan pasport..ternyata diwajibkan mencantumkan alamat tempat tinggal disana.,nah aku keluar negeri juga belum..masa udah musti punya tempat tinggal disana..
    btw..i need more info about all procedur how to live overseas.,usa n uk..thanx

    Comment by ciciy | February 18, 2009 | Reply

  11. makasih atas infonya

    Comment by ahmad muhajir | February 28, 2009 | Reply

  12. thanks

    Comment by yustiana | March 21, 2009 | Reply

  13. geez, you are being so kind and helpful.
    thx a lot!!

    Comment by tHEO | March 26, 2009 | Reply

  14. Tips Beasiswa ke Malaysia

    Bagi yg berminat studi lanjut (S2/S3) di Malaysia
    ada beberapa cara untuk mendapatkan financial support:
    1. Research Assistant (RA)
    Jalur ini bagi spv./calon spv. yang mempunyai proyek (IRPA atau swasta). Cara mengetahuinya dengan membuka website Universitas yg akan dituju (gunakan search engine/google etc.), kemudian cari faculty/department yg diminati. Biasanya juga ada informasi mengenai proyek2 yg sedang/akan dijalankan. Atau coba email lgs Prof. yg mempunyai kepakaran sesuai dg bidang yg diminati, ceritakan latar belakang akademik dan pengalaman anda, terus tanyakan kemungkinan mendapat RA/Scholarship bidang tsb. Tidak menutup kemungkinan Prof. akan mencarikan solusi atau menginformasikan rekan sejawat yg mempunyai proyek. Perlu diketahui bahwa untuk RA, umumnya pelajar menempuh studi by research/thesis atau kombinasi coursework & thesis.
    2. Malaysia melalui beberapa forum juga menyediakan beasiswa untuk negara2 anggota ASEAN, OIC, atau lainnya seperti Malaysian Technical Cooperation Program (MTCP). Coba browse: http://www.epu.jpm.my/Bi/mtcp/MTCPFRAME.htm. Prosesnya melalui kedutaan/konsulat Mly di Indonesia.
    3. Beasiswa dari universitas.
    Beasiswa ini disediakan oleh masing-masing universitas, dan berbeda-beda bentuknya sesuai dengan kebijakan univ. Informasi bisa dilihat di website univ. Biasanya pada Graduate Institute/Center of Graduate Studies atau tanyakan langsung by email.
    4. Sponsor-sponsor lain.
    Coba browse kemungkinan lain untuk mendapat informasi beasiswa studi di Mly, spt yg ada di website Islamic Development Bank:
    http://www.isdb.org/english_docs/idb_home/sac.htm

    atau coba explore info yg ada di website:
    http://www.studymalaysia.com/student/scholarship.php

    5. Mencoba untuk membuka kelas pengajian seperti Qiroati atau private kerumah-rumah..insya Allah berkah…
    Semoga ada pencerahan.

    Wassalam Wr.Wb.

    m ihsan dacholfany M.Ed

    Alumnus UKM Malaysia

    Comment by Bidan Evi yuzana SKM dan M ihsan dacholfany (S-3 ukm 2006) | May 18, 2009 | Reply

  15. Dear mas tio,

    Thanks ya informasinya..
    Membantu banget..

    Thanks..

    Comment by dhita | July 1, 2009 | Reply

    • Sama2 semoga bisa membantu

      Comment by Tio | July 14, 2009 | Reply

  16. Salam kenal….terima kasih banget teman…..
    kita dapat berbagi kebahagiaan…

    Comment by khathakhana | July 6, 2009 | Reply

  17. A. PENDAHULUAN

    FAKTA PENDIDIKAN MIKRO FORMAL

    1. Landasa Filosofis , Teori dan Yuridis

    a. Filosofis dan Teori
    Pendidikan adalah sebagai sebuah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran, agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya. Dan potensi itu dikembangkan untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian , kecerdasan, kecerdasan akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Dari definisi tersebut tersirat bahwa pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran terhadap manusia secara terus menerus, agar manusia tersebut memiliki kepribadian yang kamil (sempurna) lahir dan batin.
    Pendidikan merupakan proses pembelajaran, dan proses pembelajaran dapat terjadi setiap saat dan di segala tempat. Setiap orang, baik anak-anak maupun orang dewasa mengalami proses belajar lewat apa yang dijumpai atau apa yang dikerjakan. Secara alamiah setiap orang akan terus belajar melalui pengalaman berinteraksi dengan lingkungan. Pendidikan sebagai suatu sistem, pada dasarnya merupakan bagian dari sistem proses perolehan pengalaman belajar tersebut. Oleh karena itu secara filosofis pendidikan diartikan sebagai proses perolehan pengalaman belajar yang berguna bagi peserta didik. Pengalaman belajar tersebut diharapkan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki peserta didik, sehingga siap digunakan untuk memecahkan problema kehidupan yang dihadapinya. Pengalaman belajar yang diperoleh peserta didik diharapkan juga mengilhami mereka ketika menghadapi problema dalam kehidupan sesungguhnya (Senge, 2000).
    David P. Ausubel (Ausubel, 1978) dan Jerome S. Bruner (Bruner, 1977), mengatakan bahwa proses pembelajaran dalam pendidikan akan menjadi lebih menarik, memberi kegairahan pada semangat belajar peserta didik, jika peserta didik melihat kegunaan, manfaat, makna dari pembelajaran guna menghadapi berbagai persoalan kehidupan yang dihadapinya saat ini bahkan di masa depan. Pembelajaran akan memberikan suasana yang menyenangkan (joyful learning) jika berkait dengan potensi, minat, hobi, bakat peserta didik dan penerimaan siswa bahwa apa yang dipelajarinya akan berguna bagi kehidupannya di masa depan, karena siswa merasa mendapatkan keterampilan yang berharga untuk menghadapi hidup.
    Proses pelaksanaan pendidikan dapat dilaksanakan baik melalui pendidikan formal, in formal maupun non formal. Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.Adapun jenis pendidikanya mencakup pendidikan umum, kejuruan, akademik, profesi, vokasi, keagamaan, dan khusus.
    Seperti yang diuraikan di atas pendidikan pada dasarnya merupakan suatu upaya pengembangan sumber daya manusia ( SDM ) dan upaya tirsebut tidak hanya dapat dilakukan melalui pendidikan formal ( sekolah ), tetapi dapat dilakukan dengan upaya lain seperti melalui pendidikan in formal atau non formal. Tetapi kenyataanya sampai saat ini, pendidikan formal dipandang masayarakat sebagai sarana dan wahana utama untuk pengembangan SDM yang dilakukan dengan sistematis, programatis, dan berjenjang.
    Proses pendidikan dalam pembelajaran terjadi interaksi antara peserta didik dengan pendidik, peserta didik dengan peserta didik, peserta didik dengan lingkungan dan mungkin antara pendidik dengan pendidik. Seperti yang dikemukan oleh Corey (1986 ) dalam Syaiful Sagala (2003 : 61 ) dikatakan bahwa :
    “ Pembelajaran adalah suatu proses dimana lingkungan seseorang secara sengaja dikelola untuk memungkinkan ia turut serta dalam tingkah laku tertentu dalam kondisi- kondisi khusus atau menghasilkan respons terhadap situasi tertentu.”
    Selanjutnya Syaiful Sagala , menyatakan bahwa pembelajaran mempunyai dua karakteristik, yaitu :
    “ Pertama, dalam proses pembelajaran melibatkan proses berfikir. Kedua , dalam proses pembelajaran membangun suasana dialogis dan proses tanya jawab terus menerus yang diarahkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan berfikir siswa , yang pada gilirannya kemampuan berfikir itu dapat membantu siswa untuk memperoleh pengetahuan yang mereka konstruksi sendiri. “ (Syaiful Sagala,2003 : 63 )
    Dari uraian diatas, proses pembelajaran yang baik dapat dilakukan oleh siswa baik di dalam maupun di luar kelas, dan dengan karakteristik yang dimiliki oleh siswa diharapkan mereka mampu berinteraksi dan bersosialisasi dengan teman- temannya secara baik dan bijak.
    Dengan intensitas yang tinggi serta kontinuitas belajar secara berkesinambungan diharapkan proses interaksi sosial sesama teman dapat tercipta dengan baik dan pada gilirannya mereka saling menghargai dan menghormati satu sama lain walaupun dalam perjalanannya mereka saling berbeda pendapat yang pada akhirnya mereka saling menumbuhkan sikap demokratis antar sesama.
    Pendekatan pendidikan dalam pembelajaran saat inimengalami pergeseran dari behaviourisme ke konstruktivisme yang menuntut guru dilapangan harus mempunyai syarat dan kompetensi untuk dapat melakukan suatu perubahan dalam melaksanakan proses pembelajaran dikelas. Hal ini menuntuk guru untuk lebih kreatif, inovatif, sehingga pembelajaran tidak bersifat teacher center yaitu guru sebagai busat aktivitas pembelajaran, tetapi menempatkan peserta didik sebagai student center . Sehingga pada akhirnya bermuara pada proses pembelajaran yang menyenangkan, bergembira, dan demokratis yang menghargai setiap pendapat sehingga pada akhirnya substansi pembelajaran benar-benar dihayati (learning must be fun). Selain itu Guru dituntut untuk menciptakan suasana belajar sedemikian rupa , sehingga siswa bekerja sama secara gotong royong (cooperative learning)
    Sejalan dengan uraian di atas, pendekatan pembelajaran konstruktivisme adalah:
    “Pembelajaran dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas (sempit ) dan tidak sekonyong-konyong. Pembelajaran bukanlah seperangkat fakta, konsep atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat. Manusia harus mengkonstruksi Pembelajaran itu dan membentuk makna melalui pengalaman nyata. ( Depdiknas,2003:11)
    Untuk menciptakan pendekatan pembelajaran konstruktivismemaka guru mempunyai syarat-syarat apa yang dipenuhi , diantaranya :
    1. Guru harus lebih banyak menggunakan metode pada waktu mengajar, variasi metode mengakibatkan penyajian bahan lebih menarik perhatian siswa, mudah diterima siswa, sehingga kelas menjadi hidup, metode pelajaran yang selalu sama( monoton ) akan membosankan siswa.
    2. Menumbuhkan motivasi, hal ini sangat berperan pada kemajuan , perkembangan siswa,. Selanjutnya melalui proses belajar, bila motivasi guru tepat dan mengenai sasaran akan meningkatkan kegiatan belajar, dengan tujuan yang jelas maka siswa akan belajar lebih tekum, giat dan lebih bersemangat.(Slamet ,1987 :92 )
    Kita yakin pada saat ini banyak guru yang telah melaksanakan teori konstruktivisme dalam pembelajaran di kelas tetapi volumenya masih terbatas, karena kenyataan dilapangan kita masih banyak menjumpai guru yang dalam mengajar masih terkesan hanya melaksanakan kewajiban. Ia tidak memerlukan strategi, metode dalam mengajar, baginya yang penting bagaimana sebuah peristiwa pembelajaran dapat berlangsung.
    Disisi lain menurut Hartono Kasmadi (1993 :24) bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dimana pengajar masih memegang peran yang sangat dominan, pengajar banyak ceramah (telling method) dan kurang membantu pengembangan aktivitas murid .
    Apabila dianalisis bahwa fakta di dunia persekolahan saat ini masih banyak guru yang masih melakukan cara melakukan kegiatan pembelajarannya dengan metoda di atas., dan diakui bahwa banyak faktor penyebabnya. Dan dampaknya pada peserta didik, kita melihat dan menjumpai peserta didik belajar hanya untuk memenuhi kewajiban pula, masuk kelas tanpa persiapan, siswa merasa terkekang, membenci guru karena tidak suka gaya mengajarnya, bolos, tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, takut berhadapan dengan mata pelajaran tertentu, merasa tersisihkan karena tidak dihargai pendapatnya, hak mereka merasa dipenjara , terkekang sehingga berdampak pada hilangnya motivasi belajar, suasana belajar menjadi monoton, dan akhirnya kualitasnya pun sudah pasti diragukan.
    Dari permasalahan yang ada , sekolah dalam hal ini kepala sekolah, guru dan stakeholders mempunyai tanggung jawab terhadap peningkatan mutu pembelajaran di sekolah terutama guru sebagai ujung tombak dilapangan (di kelas ) karena bersentuhan langsung dengan peserta didik dalam proses pembelajaran
    Guru mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sangat berat terhadap kemajuan dan peningkatan kompetensi siswa , dimana hasilnya akan terlihat dari jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus.dengan demikian tangung jawab peningkatan mutu pendidikan di sekolah , selalu dibebankan kepada guru .lalu bagaimana kesiapan unsur-unsur tersebut dalam peningkatan mutu proses pembelajaran ?.
    Salah satu indikator kemajuan pendidikan , dapat dilihat dari sejauh mana kemampuan dan kemauan dari masyarakat untuk menangkap proses informasi dan kemajuan teknologi. Karena Proses informasi yang yang disebabkan karena kemajuan teknologi semakin membuat aktivitas kehidupan didunia semakin meluas dan sekaligus semakin mengerut. Hal ini berarti berbagai masalah kehidupan manusia menjadi masalah global atau setidak-tidaknya tidak dapat dilepaskan dari pengaruh kejadian dibelahan bumi yang lain, baik masalah politik, ekonomi , maupun sosial. Dan hal itu sangan erat hubungannya dengan proses pembelajaran yang terjadi di kelas.

    b. Landasan Yuridis
    Pancasila merupakan landasan dan idiologi pemerintahan Republik Indonesia, maka Pancasila merupakan landasan dan arah dari pembangunan nasional, termasuk pendidikan.
    Landasan yuridis lain yang menjadi landasan dari pendidikan nasional adalah UUD 1945 pasal 31, yang telah diamandemen menjadi 5 ayat pasal yaitu :
    (1). Setiap warga nedara berhak mendapat pendidikan
    (2). Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya.
    (3). Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yan sekurang-kurangnya 20% dari anggaran dan pendapatan negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan.
    (4) Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menjungjung tinggi nilai-nilai agamadan persatuan bangsa untuk membangun peradaban serta kesejahteraan umat manusia.
    Misi mencerdaskan bangsa yang tersirat dalam pasal 31 UUD 1945 dipertegas lagi oleh UU Sisdiknas tahun 2003.
    Sebagai landasan oprasional dari pendidikan nasional, dikeluarkan kebijakan berupa Peraturan Menetri Pendidikan Nasional (PERMEN DIKNAS), dintaranya :
    1. Permen Diknas No.22 Tahun 2006 tentang standar Isi
    2. Permen Diknas No.23 Tahun 2006 tentang standar kompetensi lulusan
    3. Permen Diknas No.13 Tahun 2007 tentang standar kepala sekolah
    4. Permen Diknas No.16 Tahun 2007 tentang standar kompetensi guru

    B. FAKTA

    1. Keadaan Kurikulum
    Guru Besar bidang Kurikulum Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Prof Said Hamid Hasan mengatakan, Pengembangan kurikulum pendidikan dari periode ke periode menunjukkan tiga fenomena yang menonjol dan cenderung tidak menguntungkan bagi dunia pendidikan di Tanah Air.
    1. Pengembangan setiap kurikulum terencana dengan baik hanya untuk `curriculum construction` yang menghasilkan dokumen kurikulum tetapi tidak terencana dengan baik untuk `curriculum implementation` dan `curriculum evaluation`, padahal, permasalahan implementasi kurikulum jauh lebih rumit dibandingkan masalah konstruksi kurikulum karena menyangkut banyak manusia dan komponen, katanya. Implementasi kurikulum menghendaki adanya sosialisasi yang baik, strategi pelaksanaan dan evaluasi yang terencana. Kenyataan yang ada ialah para pelaksana kurikulum di lapangan (guru dan kepala sekolah) dibiarkan mengimplementasikan kurikulum yang tidak sepenuhnya mereka fahami karena sosialisasi yang tidak baik dan dilakukan oleh para pejabat yang tidak memahami ide kurikulum yang baru. Dalam implementasi kurikulum, para pelaksana kurikulum di lapangan tidak mendapatkan bantuan profesional ketika mereka mengalami kesulitan melaksanakan kurikulum. “Strategi implementasi kurikulum kita tidak jelas dan kita tidak pernah tahu bilamana kurikulum tersebut memasuki fase implementasi penuh. Untuk memasuki fase implementasi penuh, suatu implementasi kurikulum harus diberi waktu cukup untuk memasuki fase awal dimana guru dan kepala sekolah mendapatkan bantuan professional yang cukup ketika mereka menghadapi berbagai masalah implementasi,” katanya. Biasanya waktu yang dibutuhkan untuk fase sedikitnya dua tahun dan setelah permasalahan dasar sudah tidak ditemukan maka impelementasi kurikulum memasuki fase implementasi penuh.
    2. Pengembangan kurikulum baru dalam bentuk konstruksi kurikulum tidak memiliki kesinambungan dengan kurikulum sebelumnya, katanya. Kurikulum yang sedang berlaku tidak dievaluasi untuk menentukan kelemahan dan keunggulannya serta relevansinya dengan tuntutan masyarakat. Evaluasi hanya terbatas pada evaluasi hasil belajar dan dilaksanakan tanpa peduli apakah kurikulum sudah diimplementasi dengan benar dan sepenuhnya, katanya.
    3. Pengembangan kurikulum baru dilakukan hanya memperhatikan satu aspek tuntutan yaitu karena kekertinggalan kita dalam dunia ilmu. Kurikulum baru dikembangkan ketika ada keluhan mengenai ketinggalan dalam tes matematika atau sains. Tidak pernah membahas apakah ketinggalan itu disebabkan oleh implementasi kurikulum yang tidak benar dan tidak baik, yang dipersalahkan adalah kurikulum sebagai dokumen. Kurikulum baru tidak pernah memperhitungkan dimensi lain dalam kehidupan masyarakat seperti kondisi sosial yang parah, mental bangsa yang perlu dikembangkan ke arah yang sesuai dengan kehidupan 10 atau 15 tahun mendatang, budaya yang terperosok pada kehidupan material yang tidak menguntungkan, sikap menerabas untuk keuntungan material dan posisi, semangat membangun bangsa, dan kehidupan religius yang positif. Perubahan ketatanegaraan yang memberikan wewenang kepada pemerintah daerah dalam mengembangkan dan mengelola pendidikan tidak juga menjadi kepedulian kurikulum. Sudah lama kurikulum kita diarahkan untuk menjawab satu masalah bangsa dan bukan dalam berbagai dimensi kehidupan. Oleh karena itu siklus 10 tahunan untuk perubahan kurikulum sudah merupakan suatu ajaran.
    2. Fakta Kepala Sekolah
    Kasus yang ditemukan di lapangan dengan kondisi Kepala Sekolah saat ini diantaranya : 1).Pada Umumnya Kepala sekolah tidak memahami Visi dan misi yang jelas. 2).Rekrutmen Kepala sekolah tidak proporsional.3).Pekerjaan kepala sekolah hanya sebagai (the habitition) tidak visioner.4) Money Oriented.5).Tidak dapat menempatkan : “ELAMASE”.6).Motivasi berkreatif dan berinovatif yang lemah
    3. Fakta Guru
    Fakta di lapangan , keberadaan guru saat ini diantaranya :
    1).Tidak memahami karakteristik peserta didik dari aspek fisik,moral, spiritual, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.2).Tidak menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajar-an yang mendidik. 3).Tidak mampu mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran yang diampu. 4). Tidak memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.5).Tidak memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.6).Tidak memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.7).Tidak melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran..8).Pemerataan penempatan tugas guru
    4. Fakta Peserta Didik
    Keberadaan siswa pada saat ini, ditemukan kondisinya : 1).Motivasi belajar siswa kurang.2).Orientasi memasuki sekolah tidak jelas.3).Sekolah hanya sebagai tempat untuk mendapatkan izajah belaka (legalisasi).4).Pengaruh lingkungan keluarga sangat dominan.3).Pengaruh teknologi informasi.6). Latar belakang pendidikan orang tua.7). Sekolah / kelas dianggap sebagai penjara

    C.SOLUSI

    1. Peningkatan Kualitas Pendidikan
    Banyak ahli yang mengemukakan tentang mutu atau kualitas, seperti yang dikemukakan oleh Edward Sallis (2006 : 33 ) mutu adalah Sebuah filsosofis dan metodologis yang membantu institusi untuk merencanakan perubahan dan mengatur agenda dalam menghadapi tekanan-tekanan eksternal yang berlebihan. Sudarwan Danim (2007 : 53 ) mutu mengandung makna derajat keunggulan suatu poduk atau hasil kerja, baik berupa barang dan jasa. Dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (1991 :677 ) menyatakan Mutu adalah ukuran , baik buruk suatu benda, taraf atau derajat . Selanjutnya Lalu Sumayang ( 2003 : 322) menyatakan quality (mutu ) adalah tingkat dimana rancangan spesifikasi sebuah produk barang dan jasa sesuai dengan fungsi dan penggunannya, disamping itu quality adalah tingkat di mana sebuah produk barang dan jasa sesuai dengan rancangan spesifikasinya.
    Apabila pandangan para ahli dia atas di identifikasikan ke dalam qualitas pendidikan, dalam pandangan Zamroni ( 2007 : 2 ) dikatakan bahwa peningkatan mutu sekolah adalah suatu proses yang sistematis yang terus menerus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan faktor-faktor yang berkaitan dengan itu, dengan tujuan agar target sekolah dapat dicapai dengan lebih efektif dan efisien.
    Peningkatan mutu berkaitan dengan target yang harus dicapai, proses untuk mencapai dan faktor-faktor yang terkait. Dalam peningkatan mutu ada dua aspek yang perlu mendapat perhatian, yakni aspek kualitas hasil dan aspek proses mencapai hasil tersebut.
    Edward Sallis ( 2006 :73 ) menyatakan bahwa Total Quality Management (TQM) Pendidikan adalah sebuah filsosofis tentang perbaikan secara terus- menerus , yang dapat memberikan seperangkat alat praktis kepada setiap institusi pendidikan dalam memenuhi kebutuhan , keinginan , dan harapan para pelanggannya saat ini dan untuk masa yang akan datang
    Di sisi lain, Zamroni memandang bahwa peningkatan mutu dengan model TQM , dimana sekolah menekankan pada peran kultur sekolah dalam kerangka model The Total Quality Management (TQM). Teori ini menjelaskan bahwa mutu sekolah mencakup tiga kemampuan, yaitu : kemampuan akademik, sosial, dan moral. (Zamroni , 2007 :6 )
    Menurut teori ini, mutu sekolah ditentukan oleh tiga variabel, yakni kultur sekolah, proses belajar mengajar, dan realitas sekolah. Kultur sekolah merupakan nilai-nilai, kebiasaan-kebiasaan, upacara-upacara, slogan-slogan, dan berbagai perilaku yang telah lama terbentuk di sekolah dan diteruskan dari satu angkatan ke angkatan berikutnya, baik secara sadar maupun tidak. Kultur ini diyakini mempengaruhi perilaku seluruh komponen sekolah, yaitu : guru, kepala sekolah, staf administrasi, siswa, dan juga orang tua siswa. Kultur yang kondusif bagi peningkatan mutu akan mendorong perilaku warga kearah peningkatan mutu sekolah, sebaliknya kultur yang tidak kondusif akan menghambat upaya menuju peningkatan mutu sekolah.
    2. Input, Proses dan Output Pendidikan
    Pengertian mutu dalam pendidikan mencakup input, proses, dan output . Input pendidikan adalah segala sesuatu yang harus tersedia karena dibutuhkan untuk berlangsungnya proses yang berupa sumber daya dan perangkat lunak serta harapan-harapan sebagai pemandu bagi berlangsungnya proses. Input sumber daya meliputi sumber daya manusia diantaranya tenaga kependidikan, pendidik dan peserta didik diantaranya kepala sekolah, guru termasuk guru BP, tenaga tata usaha . Dan sumber daya lain berupa sarana prasarana berupa peralatan, perlengkapan, uang, bahan, dsb). Input perangkat lunak meliputi struktur organisasi sekolah, peraturan perundang-undangan, deskripsi tugas, rencana, program, dsb. Input harapan-harapan berupa visi, misi, tujuan, dan sasaran-sasaran yang ingin dicapai oleh sekolah. Kesiapan input sangat diperlukan agar proses dapat berlangsung dengan baik. Oleh karena itu, tinggi rendahnya mutu input dapat diukur dari tingkat kesiapan input. Makin tinggi tingkat kesiapan input, makin tinggi pula mutu input tersebut.
    Proses pendidikan merupakan berubahnya sesuatu menjadi sesuatu yang lain. Dalam pendidikan berskala mikro (tingkat sekolah), proses yang dimaksud adalah proses pengambilan keputusan, proses pengelolaan kelembagaan, proses pengelolaan program, proses belajar mengajar, dan monitoring dan evaluasi, dengan catatan bahwa proses belajar mengajar memiliki tingkat kepentingan tertinggi dibandingkan dengan proses-proses lainya. Proses dikatakan bermutu tinggi apabila pengkoordinasian dan penyerasian serta pemaduan input sekolah (guru, siswa, kurikulum, uang, peralatan, dsb.) dilakukan secara harmonis, sehingga mampu menciptakan situasi pembelajaran yang menyenangkan, mampu mendorong motivasi dan minat belajar, dan benar-benar mampu memberdayakan peserta didik. Memberdayakan mengandung arti bahwa peserta didik tidak sekedar menguasai pengetahuan yang diajarkan oleh guru, akan tetapi pengetahuan tersebut juga telah menjadi muatan nurani peserta didik, dihayati, diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, dan yang lebih penting peserta didik mampu belajar cara belajar (mampu mengembangkan dirinya).
    Output pendidikan adalah merupakan kinerja sekolah. Kinerja sekolah adalah prestasi sekolah yang dihasilkan dari proses/perilaku sekolah. Kinerja sekolah dapat diukur dari kualitasnya, efektifitasnya, produktivitasnya, efisiensinya, inovasinya, kualitas kehidupan kerjanya, dan moral kerjanya. Khusus yang berkaitan dengan mutu output sekolah dikatakan berkualitas/bermutu tinggi jika prestasi sekolah, khususnya prestasi siswa, menunjukkan pencapaian yang tinggi dalam prestasi akademik, berupa nilai ulangan umum, UN, karya ilmiah, lomba-lomba akademik; dan prestasi non-akademik, seperti misalnya IMTAQ, kejujuran, kesopanan, olahraga, kesenian, keterampilan kejujuran, dan kegiatan-kegiatan ekstrakurikulir lainnya.

    Jadi kalau ketiga hal tersebut di atas telah dicapai maka mutu pendidikan masa depan yang lebih baik akan terwujud sehingga masa depan Indonesia tanpa korupsi bukan lagi menjadi suatu mimpi di musim panas karena disadari atau tidak korupsi yang dilakukan anak-anak bangsa telah menghambat terwujudnya kesejahteraan yang didamba sesuai dengan cita-cita dan tujuan nasional Negara Indonesia.

    2. Faktor-Faktor Dominan dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di Sekolah
    Selanjutnya untuk meningkatkan mutu sekolah seperti yang disarankan oleh Sudarwan Danim ( 2007 : 56 ), yaitu dengan melibatkan lima faktor yang dominan :
    1. Kepemimpinan Kepala sekolah; kepala sekolah harus memiliki dan memahami visi kerja secara jelas, mampu dan mau bekerja keras, mempunyai dorongan kerja yang tinggi, tekun dan tabah dalam bekerja, memberikanlayananyang optimal, dan disiplin kerja yang kuat.
    2. Siswa; pendekatan yang harus dilakukan adalah “anak sebagai pusat “ sehingga kompetensi dan kemampuan siswa dapat digali sehingga sekolah dapat menginventarisir kekuatan yang ada pada siswa .
    3. Guru; pelibatan guru secara maksimal , dengan meningkatkan kopmetensi dan profesi kerja guru dalam kegiatan seminar, MGMP, lokakarya serta pelatihan sehingga hasil dari kegiatan tersebut diterapkan disekolah.
    4. Kurikulum; sdanya kurikulum yang ajeg / tetap tetapi dinamis , dapat memungkinkan dan memudahkan standar mutu yang diharapkan sehingga goals (tujuan ) dapat dicapai secara maksimal;
    5. Jaringan Kerjasama; jaringan kerjasama tidak hanya terbatas pada lingkungan sekolah dan masyarakat semata (ornag tua dan masyarakat ) tetapi dengan organisasi lain, seperti perusahaan / instansi sehingga output dari sekolah dapat terserap didalam dunia kerja
    Berdasarkan pendapat diatas, perubahan paradigma harus dilakukan secara bersama-sama antara pimpinan dan karyawan sehingga mereka mempunyai langkah dan strategi yang sama yaitu menciptakan mutu dilingkungan kerja khususnya lingkungan kerja pendidikan. Pimpinan dan karyawan harus menjadi satu tim yang utuh (teamwork ) yangn saling membutuhkan dan saling mengisi kekurangan yang ada sehingga target ( goals) akan tercipta dengan baik
    3. Unsur-unsur yang terlibat dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran di sekolah
    Unsur yang terlibat dalam peningkatan mutu pendidikan dapat lihat dari sudut pandang makro dan mikro pendidikan. Sudut pandang makro dan mikro pendidikan dapat dilihat dari bagan berikut

    Sumber: Syaiful Sagala (2004 : 9)
    4. Strategi Peningkatan Mutu Pembelajaran di Sekolah
    Secara umum untuk meingkatkan mutu pendidikan harus diawali dengan strategi peningkatan pemerataan pendidikan, dimana unsure makro dan mikro pendidikan ikut terlibat, untuk menciptakan (Equality dan Equity ) , mengutip pendapat Indra Djati Sidi ( 2001 : 73 ) bahwa pemerataan pendidikan harus mengambil langkah sebagai berikut :
    1. Pemerintah menanggung biaya minimum pendidikan yang diperlukan anak usia sekolah baik negeri maupun swasta yang diberikan secara individual kepada siswa.
    2. Optimalisasi sumber daya pendidikan yang sudah tersedia.
    3. Memberdayakan sekolah-sekolah swasta melalui bantuan dan subsidi dalam rangka peningkatan mutu embelajaran siswa dan optimalisasi daya tampung yang tersedia.
    4. Melanjutkan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB ) dan Ruang Kelas Baru (RKB ) bagi daerah-daerah yang membutuhkan dengan memperhatikan peta pendidiakn di tiap –tiap daerah sehingga tidak mengggangu keberadaan sekolah swasta.
    5. Memberikan perhatian khusus bagi anak usia sekolah dari keluarga miskin, masyarakat terpencil, masyarakat terisolasi, dan daerah kumuh.
    6. Meningkatkan partisipasi anggota masyarakat dan pemerintah daerah untuk ikut serta mengangani penuntansan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun.
    Sedangkan peningkatan mutu sekolah secara umum dapat diambil satu strategi dengan membangun Akuntabilitas pendidikan dengan pola kepemimpinan , seperti kepemimpinan sekolah Kaizen ( Sudarwan Danim, 2007 : 225 ) yang menyarankan :
    1. Untuk memperkuat tim-tim sebagai bahan pembangun yang fundamental dalam struktur perusahaan.
    2. Menggabungkan aspek –aspek positif individual dengan berbagai manfaat dari konsumen
    3. Berfokus pada detaiol dalam mengimplementasikan gambaran besar tentang perusahaan
    4. Menerima tanggung jawab pribadi untuk selalu mengidentifikasikan akar menyebab masalah
    5. Membangun hubungan antarpribadi yang kuat
    6. Menjaga agar pemikiran tetap terbuka terhadap kritik dan nasihat yang konstruktif
    7. Memelihara sikap yang progresif dan berpandangan ke masa depan
    8. Bangga dan menghargai prestasi kerja
    9. Bersedia menerima tanggung jawab dan mengikuti pelatihan
    10. Menantang kebijakan yang sudah diterima serta dukungan inovasi dan kreativitas
    6. Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa
    Ada dua macam motivasi, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ektrinsik. Motivasi Intrinsik adalah motivasi yang timbul dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan dorongan orang lain, tetapi atas dasar kemauan sendiri. Sedangkan motivasi ekkstrinsik adalah motivasi ini timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena adanya ajakan, suruhan, atau paksaan dari orang lain sehingga dengan keadaan demikian siswa mau melakukan sesuatu atau belajar.
    Siswa yang selalu memperhatikan materi pelajaran yang diberikan, menunjukan memiliki motivasi intrinik yang tinggi. Siswa yang demikian biasanya dengan kesadaran sendiri memperhatikan penjelasan guru. Rasa ingin tahunya lebih banyak terhadap materi pelajaran yang diberikan. Berbagai gangguan yang ada disekitarnya, kurang dapat mempengaruhinya agar memecahkan perhatiannya.
    Berbeda dengan siswa yang tidak memiliki motivasi di dalam dirinya, maka motivasi ekstrinsik yang merupakan dorongan dari luar dirinya mutlak diperlukan. Di sini tugas guru adalah membangkitkan motivasi peserta didik sehingga ia mau belajar.
    Ada beberapa strategi yang bisa digunakan oleh guru untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa, sebagai berikut:
    1. Menjelaskan tujuan belajar ke peserta didik pada permulaan mengajar seharusnya sehingga makin jelas tujuan maka makin besar pula motivasi dalam belajar.
    2. Hadiah Berikan hadiah untuk siswa yang berprestasi. Hal ini akan memacu semangat mereka untuk bisa belajar lebih giat lagi. Di samping itu, siswa yang belum berprestasi akan termotivasi untuk bisa mengejar siswa yang berprestasi.
    3. Saingan/kompetisi Guru berusaha mengadakan persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan prestasi belajarnya, berusaha memperbaiki hasil prestasi yang telah dicapai sebelumnya.
    4. Pujian Sudah sepantasnya siswa yang berprestasi untuk diberikan penghargaan atau pujian. Tentunya pujian yang bersifat membangun.
    5. Hukuman Hukuman diberikan kepada siswa yang berbuat kesalahan saat proses belajar mengajar. Hukuman ini diberikan dengan harapan agar siswa tersebut mau merubah diri dan berusaha memacu motivasi belajarnya.
    6. Membangkitkan dorongan kepada anak didik untuk belajar
    Strateginya adalah dengan memberikan perhatian maksimal ke peserta didik.
    7. Membentuk kebiasaan belajar yang baik
    8. Membantu kesulitan belajar anak didik secara individual maupun kelompok
    9. Menggunakan metode yang bervariasi, dan
    10. Menggunakan media yang baik dan sesuai dengan tujuan pembelajaran

    D. Penutup.
    Kepemimpinan kepala sekolah dan kreatifitas guru yang professional, inovatif, kreatif, mrupakan salah satu tolok ukur dalam Peningkatan mutu pembelajaran di sekolah ,karena kedua elemen ini merupakan figure yang bersentuhan langsung dengan proses pembelajaran , kedua elemen ini merupakan fugur sentral yang dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat (orang tua ) siswa , kepuasan masyarakat akan terlihat dari output dan outcome yang dilakukan pada setiap periode. Jika pelayanan yang baik kepada masyarakat maka mereka tidak akan secara sadar dan secara otomatis akan membantu segala kebutuhan yang di inginkan oleh pihak sekolah,sehingga dengan demikian maka tidak akan sulit bagi pihak sekolah untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di sekolah.

    Comment by IHSAN DACHOLFANY (uNINUS) | July 10, 2009 | Reply

  18. Dear mas tio,

    Mas anak saya pengin kuliah (bachelor) di Belgia, apa syarat-syarat nya untuk non Scholarship. Selain ijazah SMA (nanti) juga mendapat A level certificate from cambridge karena sekolah di SMA Inter saat ini.

    Thanks Bantuannya

    Comment by wibowo | July 29, 2009 | Reply

  19. maksih banyak mas linknya =)

    Comment by eka | September 15, 2009 | Reply

  20. subhanallah..berguna sekali mas info nya..terima kasih ^^

    Comment by Devi Lusyana | October 14, 2009 | Reply

  21. Salam Mas Tio,

    Saya sedang dalam proses mendapatkan beasiswa EMundus, pertanyaan saya untuk lampiran penjelasan sistem penilaian pendidikan tinggi di Indonesia apakah harus resmi dari universitas tempat S1 saya, atau boleh disusun sendiri? Saya sudah menghubungi pihak universitas saya, namun ternyata hanya tersedia dalam bahasa Indonesia. Jadi harus bagaimana ya? Terimakasih sebelumnya atas bantuannya.

    Satu pujian, saya suka sekali blognya. Membantu anak2 muda Indonesia agar tidak kalah bersaing dengan negara2 berkembang lain. Salut! :)

    Comment by Rasmara | December 12, 2009 | Reply

  22. Terima kasih banyak mas utk info2nya, kebetulan saya sedang mencari beasiswa ke Belanda..
    sukses yah buat karier ke depan ^^

    Comment by jkusuma | December 31, 2009 | Reply

  23. mas jurusan apa yang sering mendapat beasiswa ke luar negeri?dan kalau latar belakang jurusannya ekonomi syariah ada atau ga ya?saya kira cukup itu dulu saja

    Comment by yazid farihin | February 17, 2010 | Reply

    • Wah utk jurusan cukup banyak pilihannya dan saya tidak tahu semua. Juga tergantung beasiswa yg diberikan dari negara mana. Kamu bisa googling atau ikut milis beasiswa mengenai info2 lengkap beasiswa

      Comment by Tio | October 7, 2010 | Reply

  24. makasih banget infonya,,
    jadi tambah semangat buat mengejar beasiswa..

    Comment by visakana | February 24, 2010 | Reply

  25. wah, infonya lengkap..mksih mas..

    Comment by vina | March 3, 2010 | Reply

  26. wahh.. tengs banget infonya :)

    Comment by hanza | March 7, 2010 | Reply

  27. Mas, bantuin dong.
    ak mw bljr k luar negri ttg perikanan.
    Bs bantu nggak??
    bls d emailq yak.
    ak tunggu.
    n trims b4.

    Comment by putrA | April 11, 2010 | Reply

  28. terimaksih buat Info2 yang diberikan lewat blog ini…ini sangat membantu banyak orang untuk berusaha mendapatkan apa yang dia impikan atau dia butuhkan.

    Comment by Dina Defianti | June 20, 2010 | Reply

    • Iya Dina…saya dulu punya byk kendala utk mendapatkan info2 spt ini…dan saya nggak mau org lain punya kendala yg sama :-)

      Comment by Tio | October 7, 2010 | Reply

  29. Assq.saya ucapin selamet udah bisa belajar di luar negeri.dan tolong informasinya jika ada pendaftaran masuk kuliah lok ada.mks

    Comment by karyanik | December 1, 2010 | Reply

    • Wa alaikumsalam…utk update info bisa didapat dari milis milis beasiswa mba…

      Comment by Tio | December 25, 2010 | Reply

  30. terimakasih mas atas paparan tips gimana meraih beasiswa

    Comment by arie | January 1, 2011 | Reply

  31. mas tio..
    knpa tiap kli saya mncoba tuk mendownload,,ttap g bsa..
    apa g bsa lg d’downldx skrg mas….

    Comment by jaya | July 13, 2011 | Reply

    • download soal2 tofl..
      sya mw mmplajari lbih dlm lg mas…soal2 toflx..

      Comment by jaya | July 13, 2011 | Reply

      • Sorry Jaya baru lihat wordpress lagi nih. Untuk toefl akan saya upload setelah saya kembali ke eropa. saat ini saya di jakarta yang internetnya cukup lelet :-).

        Comment by Tio | October 24, 2011

  32. Askum mohon info beasiswa untukS1 kebidanan di luar negeri,, terutama jepang soalnya saya mampu berbahasa jepang,, tolong kalau aa hubungi email saya dwiyuli.utami@yahoo.co.id mksh

    Comment by yuli | August 22, 2011 | Reply

    • Yuli, aku nggak tahu detail ttg beasiswa spesific itu, mungkin bisa coba beasiswa jepang? sukes

      Comment by Tio | October 24, 2011 | Reply

  33. Reblogged this on akhyatalhilmi and commented:
    great info

    Comment by akhyat | April 6, 2012 | Reply

  34. kamu punya pengalaman yang sangat hebat pastinya.
    mohon bimbingannya..
    krn aku akan banyak tanya sama kamu.

    deviandika@ymail.com

    danke

    Comment by dev | August 6, 2012 | Reply

    • silahkan kontak2 via email saya…

      Comment by Tio | October 7, 2012 | Reply

  35. Great….sangat bermanfaat…
    izin sedot prof, untuk blog saya….

    Comment by myusro | December 25, 2012 | Reply

    • Monggo…

      Comment by Tio | December 26, 2012 | Reply

  36. Trima kasih sdh b’bagi p’galamanx; nie bisa tambah2 p’getahuan saya s’belum m’nentukan pilihan beasiswax.

    Comment by ann | April 17, 2013 | Reply

  37. […] Mendapatkan beasiswa  terutama untuk belajar ke luar negeri bukan hal yang mudah didapatkan. Tautan ini memberikan gambaran langkah-langkah apa saja yang seyogyanya dilakukan guna mendapatkan mimpi itu: Bagaimana Meraih Beasiswa untuk belajar di Luar Negeri? […]

    Pingback by Kumpulan Tips dan Trik untuk Mendapatkan Beasiswa « Tio | June 19, 2013 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,190 other followers

%d bloggers like this: