Data (part 2)
Data secara garis besar dibagi menjadi dua berdasarkan sifatnya:
Ø Data Kuantiatif (Data Numerik)
adalah serangkaian observasi atau pengukuran yang dapat dinyatakan dalam angka-angka. Didalamnya terbagi menjadi Data interval dan Rasio
Ø Data Kualitatif (Data Kategorik)
merupakan adalah serangkaian observasi atau pengukuran yang tidak dapat dinyatakan dalam angka-angka. Contoh: . data nominal dan data ordinal merupakan bagian dari jenis data ini. (Dajan, 1995)
Jenis Data berdasarkan skala ukurnya:
1. Data Nominal adalah data yang hanya mengandung unsur penamaan.
Contoh: jenis kelamin laki-laki/wanita.
2. Data Ordinal, merupakan data yang selain mengandung unsur penamaan juga memiliki unsur urutan (order = urut). Contoh: rasa = sangat enak, enak, kurang enak, tidak enak.
3. Data Interval adalah data yang selain mengandung unsur penamaan dan urutan juga memilik sifat interval nya bermakna. Contoh ukuran suhu
4. Data Rasio adalah data yang memiliki unsur penamaan, urutan, intervalnya bermakna dan angka nol mutlak, sehingga rasionya mempunyai makna. Misalkan tinggi badan, berat badan, dll.
Jenis Data berdasarkan sifat kekontinyuannya
1. Data Diskrit (Discrete) adalah data yang hanya dapat menempati titik-titik tertentu pada sebuah garis misal jumlah anak: 5.
2. Data Kontinyu (Countinous) merupakan data yang dapat menempati semua titik-titik pada sebuah garis. Contoh tinggi badan; 175.54 cm (Solimun, 1997)
Menurut Howell data yang diasumsikan paling tidak dalam teori, dapat menempatai seluruh tempat pada selang skala tersebut merupakan data kontinyu.
Data (part 1)
Data
Data merupakan bentuk jamak dari datum yang dalam bahasa latin berarti sajian, kurnia, pemberian. Data menurut Andi Hakim (1983) adalah informasi yang diperoleh dari hasil pengukuran yang diungkapkan dalam bilangan. Pengukuran dalam penelitian adalah observasi fenomena dengan maksud agar dapat dilakukan analisis menurut aturan tertentu. (Sudigdo, 1995).
Data menurut Undang-Undang Statistik adalah informasi yang berupa angka tentang karakteristik (ciri-ciri khusus) suatu populasi. Sedangkan menurut Solimun (1997) Data adalah kumpulan angka, fakta, fenomena atau keadaan yang merupakan hasil pengamatan, pengukuran atau pencacahan terhadap karakteristik atau sifat dari objek yang dapat berfungsi untuk membedakan objek yang satu dengan yang lainnya pada sifat yang sama.
Syarat-syarat Data yang baik dan dapat berguna:
Objektif, data harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya
Representatif, data harus dapat mewakili dari objek yang diteliti
Kesalahan Baku (Standar Error) harus kecil, kesalahan pendugaan dari data sampel harus seminimal mungkin.
Tepat waktu (up to date), data harus dapat digunakan tepat pada waktunya.
Relevan, data yang dikumpulkan harus sesuai dengan masalah yang akan di selesaikan.
-
Archives
- April 2009 (1)
- March 2009 (2)
- February 2009 (2)
- January 2009 (1)
- December 2008 (2)
- November 2008 (1)
- October 2008 (1)
- May 2008 (23)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
