Rangkuman Percakapan antara Syaikh Shafiq Balk dan Hatim Ism (1/2)
Rangkuman Percakapan antara Syaikh Shafiq Balk dan Hatim Ism
Berikut saya rangkum dan coba terjemahkan sebuah percakapan antara Syaikh Shafiq Balk dan Syaikh Hatim Ism. Percakapan ini disarikan dari buku “My Dear Beloved Son or Daughter” oleh Imam Abu Hamid Muhammad Al-Ghazali, Buku tersebut disarikan dari buku Imam Ghazali
Suatu hari Syaikh Shafiq Balk (SSB) berkata kepada Syaikh Hatim Ism (SHI):
Hi Hatim, Sudah berapa lama kamu mengikuti dan belajar mengenai agama kepada saya?
Syaikh Hatim menjawab: 30 tahun..!
SSB : Dalam waktu yang sangat lama tersebut, sudah apa saja yang dapat kamu perlajari dari aku?
SHI: Saya mendapatkan 8 pelajaran dari engkau…..
SSB: Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun….Saya telah menghabiskan umur saya untuk mengajar serta melatih kamu, namun kamu hanya mendapatkan 8 pelajaran dari saya?
SHI: Hi guruku, Itulah yang sebenarnya….Saya rasa saya tidak perlu hal lain selain 8 hal tersebut. Saya yakin dengan cukup 8 hal tersebut saya akan sukses dunia akhirat.
SSB: Ok, kalau begitu coba utarakan apa saja 8 hal/pelajaran tersebut?????
Pelajaran 1: Cinta Dunia.
SHI: Wahai guruku, aku lihat semua orang di dunia ini mempunyai hal2 duniawi yg dicintai. Tapi yang dicintai tersebut sebagian hanya bersama mereka hingga mereka sakit dan meninggal, dan sebagian lagi hanya mengantarkan mereka ke liang lahat dan setelah itu meninggalkan mereka. Tidak ada dari hal2 yg dicintai tersebut bisa mereka bawa kedalam kubur untuk bisa menemani mereka didalam sempitm dingin serta gelapnya kubur. Aku merenungkan hal ini dan berkata kpd diri saya sendiri bahwa sesuatu yang layak kita cintai adalah sesuatu yg bisa kita bawa ke dalam kubur, menemani, menerangi didalamm kubur kita serta yang dapat menjadi partner kita di hari perhitungan serta di akhirat. Satu2nya yang dapat melakukan ini adalah hanya amal ibadah kita. Saya jadikan amal ibadahku sebagai hal yang sangat aku cintai, Insya Allah amal ibadahku selama di dunia ini akan menerangi kuburku, serta menjadi teman di akhirat nanti.
SSB: Bagus wahai Hatim, kamu sudah mengutarakan hal yang sangat bagus, sekarang sebutkan pelajaran yang kedua.!!!!
Pelajaran 2: Mengontrol hawa nafsu.
SHI: Pelajaran penting kedua yang aku dapat adalah bahwa kebanyakan orang mengikuti kesenangan serta keinginan hanya karena nafsu mereka. Mereka tunduk kepada nafsu mereka. Dari QS 79 (An Nazi’at):40-41:
“ Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Allah dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya”. “Maka sesungguhnya syurgalah tempat tinggalnya”.
Aku percaya jika AlQuran adalah kebenaran maka aku berusaha menahan hawa nafsuku. Aku kendalikan nafsu saya sehingga saya tidak ikut dengan keinginan hawa nafsu sampai saya menemukan kedamaian [dan kepuasan] dalam menyembah Allah SWT
SSB: Semoga Allah Ta’ala, memberikan berkat-Nya dalam perbuatan baik kamu Hatim. Sekarang menceritakan pelajaran ketiga.
Pelajaran 3: Harta adalah fana.
SHI: Manfaat atau pelajaran ketiga yang aku dapat adalah aku melihat kebanyakan orang-orang dengan susah payah, sibuk mengumpulkan harta (uang, kekayaan, barang) dari dunia fana dan sangat senang bahwa dia telah banyak barang dan harta.
Tapi ketika saya perhatikan ayat berikut:
QS: 16 (An Nahl):96
“ Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan Kami pasti akan memberikan balasan kepada orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”
Sehingga aku berkesimpulan bahwa semua harta yang aku kumpulkan di dunia ini akan lenyap kecuali jika aku habiskan mereka di jalan Allah. Maka aku sedekahkan semua hartaku sebagai simpanan bagiku untuk kehidupan akhirat.
SSB: “Hai Hatim! Kamu mengatakan hal yang sangat baik dan telah melakukan hal yang sangat baik. Sekarang menceritakan manfaat keempat!!!. “
Sumber English version: http://www.jannah.org/morearticles/8.html
bersambung…..
No comments yet.

