Tio

Just wanna share my experience

Non stressful exam?


Kemarin saya hadir dalam “parents meeting” di sekolah kedua anak kami (Kelas 1 dan 2 SD) di sebuah sekolah umum berbahasa inggris di Stockholm. Para guru memberikan informasi  secara singkat materi apa saja yang telah diberikan selama musim dingin lalu dan apa yang akan diberikan di waktu musim semi. Selain itu juga dibahas mengenai hal-hal  penting yang menurut hasil survey dari siswa sendiri  perlu dibahas antara guru dan orang tua. Ada satu hal yang ingin saya bagi kali ini adalah mengenai Ujian nasional.  Ujian nasional dimulai pada kelas 3 dan kelas 6 saja. Untuk kelas 3 materi ujian hanya matematika dan bahasa swedia bagi siswa dalam kelas berbahasa swedia, untuk anak kami, karena di kelas berbahasa inggris  bahasa swedia tidak diujikan. Kemudian untuk kelas 6 materi ujian nasional ditambah dengan science.
Ada hal yang sangat menarik dari penjelasan para guru adalah ujian bukan berarti stressful. Mereka berusaha membuat bahwa ujian itu hanya lah hal yang biasa dan menguji apa yang siswa tahu, bukan menguji apa yang mereka tidak tahu (Hal ini pernah dibahas juga oleg Prof Rhenald Kasali). Juga bagi orang tua jangan merasa terbebani akan ujian.
Jika anak sakit atau tdk siap maka ujian bagi anak tersebut bisa di jadwal tersendiri, karena tidak ada point nya menguji anak dimana anak tersebut sakit.  Kemudian untuk persiapan ujian, mereka menekankan bagaimana mengatur waktu dalam ujian, cara membaca soal dsb. Tempat dudukpun tidak dirubah hanya di beri jarak lebih lebar sedikit.
Ujian diusahakan diberikan pada jam ke 2 karena mungkin pada jam pertama, si anak masih dalam kondisi yang belum siap karena bbrp hal seperti  traffic atau keletihan dalam perjalanan menuju sekolah.
Jika si anak kurang waktu dalam mengerjakan akan diberi waktu tambahan, dan jika dia tidak mengerti maksud dari soal , maka guru akan berusaha menjelaskan.
Ada beberapa poin dari hal diatas:
1. Materi ujian hanya 1, matematika. Apakah untuk menentukan kelulusan? Ternyata tidak, ini hanya untk statitik nasional untuk melihat progress dari pendidikan secara general.
2. Rileks dalam ujian. Ujian bukan hal yang membuat kita jadi stress dan kurang tidur.
3. Peran guru dalam semua hal sangat penting baik dalam menciptakan ujian yang bisa ”dinikmati” oleh siswanya.
Mari kita semua bandingkan dengan sistem di negara kita tercinta Indonesia.
Masih ada beberapa hal yang menarik dalam rapat tersebut. Akan saya rangkum dalam post berikutnya.

March 15, 2012 - Posted by | education |

2 Comments »

  1. Subhanallah ,, bagus dan manarik sekali yaa sistem pendidikan disana,,
    di Indonesia jauh dari kesan itu,, bahkan di kampus saya sendiri,,
    ujian = horor, apalagi dibayangi DO dari tahun pertama,, yah ada sisi baik dan buruknya sih, jadi ada push buat belajar, walopun kadang gak ikhlas karena berasa ada beban mental,, hehe ,,
    ditunggu postingan berikutnya pak,, :))
    what a nice post
    ^_^

    Comment by Lina Dewi | March 15, 2012 | Reply

    • thanks Lina

      Comment by Tio | March 15, 2012 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: