Tio

Just wanna share my experience

The Role of Statisticians in Personalized Medicine: An Overview of Statistical Methods in Bioinformatics


For the past decade, there is a huge amount if interest in determining the optimal treatment for an individual patient, the so-called personalized medicine. This is mostly achieved mostly by understanding the human genome leading to targeted treatments or regimes. Rapid advances in biotechnology resulting complex and huge amount data sets for answering complex biological questions. This development challenges statisticians in developing and implementing proper statistical methods.

This talk would provide a brief basic of molecular biology and an overview of statistical methods commonly used in the bioinformatics research focused on the analysis of gene expression in microarray and Next-Generation Sequencing. Statistical methods such as regularized-t test, ANOVA, multiple testing methods, classification and clustering would be presented. Cases studies in prostate cancer, malaria and breast cancer would discussed.

 The slide can be seen at: http://slideshare.net/hafidztio/bioinformatics-tekfis-its

 

 

 

March 13, 2014 Posted by | Uncategorized | , , | Leave a comment

Optimalkan Manfaat Kartu Sehat Seperti di Skandinavia


Pelayanan kesehatan merupakan hal utama  dan memegang peranan utama dalam pembentukan masyarakat yang sehat dan bermartabat. Hal ini sudah mulai diperhatikan oleh beberapa Pemerintahan Daerah seperti dengan adanya Kartu Sehat di Solo, Kartu Jakarta Sehat (KJS) di Ibukota dan rencananya Kartu Juara di Bandung.  Besar harapan masyarakat akan terlaksananya semacam kartu asuransi ini yang dapat membantu rakyat menengah kebawah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang prima.

Selain tujuan utama tersebut, kartu-kartu sehat ini sebenarnya memiliki keuntungan lainnya jika dapat dipergunakan dan dikelola dengan baik. Di negara-negara maju seperti negara-negara skandinavia dimana sistem pelayanan kesehatannya maju, selain menfokuskan pada pelayanan dan tindakan, tetapi juga pengumpulan data-data dari system tersebut yang digunakan dalam peningkatan pelayanan kesehatan, pencengahan dan pengobatan, mengurangi kejadian malpraktek, dan efisiensi baik dari segi pelayanan dan keuangan dalam skala makro atau pun mikro.

Sistem asuransi dan pelayanan kesehatan yang terpadu dengan sistem database lainnya seperti data kependudukan, register pasien masuk rumah sakit, diagnosa penyakit, obat yang diberikan, database kecelakan dan lain-lainnya mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, dan yang jelas meningkatkan standar kesehatan rakyatnya.

Sistem Kesehatan terpadu Swedia

Negara-negara Skandinavia yang dikenal dengan catatan kependudukannya yang lengkap dan terpadu menjadi salah satu rujukan oleh PBB dalam hal  pengembangan statistik pemerintahan, kependudukan, sistem informasi kesehatan dan lain lain. Data yang didapatkan dari sistem terebut menjadi ladang bagi penelitian di seluruh dunia yang berujung pada peningkatan sistem dan kualitas hidup warganya.

Di Swedia asuransi kesehatan warganya adalah gratis dan dibebankan pada pajak yang didapat dari warganya. Setiap warga memiliki akses yang sama terhadap pelayanan kesehatan. Sistemnya juga mirip di Indonesia dimana pelayanan dimulai di unit kecil puskesmas (ward central). Saat kita berkunjung ke rumah sakit atau puskesmas di Swedia yang diperlukan adalah Personal Identity Number/Personnummer atau kalau di Indonesia mirip dengan Nomor Induk Kependudukan yang ada di KTP kita. Dengan PIN ini data kita akan otomatis tercatat dan dapat langsung tergabung dengan data lainnya. Resep obat pun  berupa elektronik resep dan diambil di apotik dengan sekali lagi menggunakan PIN kita.

Sistem kesehatan ini adalah bagian dari banyak database yang terintegrasi seluruh Swedia.  Semua sistem tersebut didukung pemerintah dengan memberikan hamper 10% dari GPD untuk pelayanan kesehatan dan medis warganya.

Dengan adanya sistem yang terintegrasi dan “well connected”, pengumpulan data statistik dasar sebagai bahan perencanaan pembangunan pemerintah menjadi lebih mudah. Riset-riset dengan menggunakan data tersebut atau yang dikenal dengan istilah register-based research dapat dilakukan oleh berbagai pihak seperti universitas atau lembaga riset lainnya, baik berkenaan dengan kesehatan, kependudukan maupun social ekonomi.

Di Swedia penelitian semacam itu sudah banyak sekali dilakukan dan berdampak besar pada kebijakan publik. Seperti hasil riset terakhir menyimpulkan bahwa memberikan bantuan kepada miskin memberikan efek negatif mereka akan miskin terus ini salah satunya karena yang diberi bantuan cenderung menjadi pasif. Berdasarkan riset ini pemerintah mencari solusi lain untuk pengentasan kemiskinan.

Bagaimana Implementasi di Indonesia?

Key point dari system pelayanan kesehatan dan pendataan yang terpadu yang dijelaskan diatas adalah dengan penggunaan Personal Identification Number yang mampu menghubungkan berbagai database yang ada, baik pada pemerintahan local maupun pusat.

Indonesia telah mulai memperkenalkan Nomor Induk Kependudukan sebagai single identity number yang nantinya akan tercantum setiap Dokumen Kependudukan dan dijadikan dasar penerbitan KTPpasporSIMnomor pokok wajib pajakpolis asuransi, dan penerbitan dokumen identitas lainnya.  Terlepas dari beberapa kelemahan dari NIK seperti yang saya bahas sebelumnya di tautan ini, rencana tersebut sangat bermanfaat nantinya jika implementasinya tepat.

Pada gambar di bawah ini terlihat bahwa NIK telah menjadi salah satu field dari KJS.  NIK dalam KJS ini dapat gunakan untuk menautkan dengan system pendataan lainnya oleh suku-suku dinas dalam ruang lingkup Pemda tersebut dan juga dengan data nasional melalui BPS.

Karena KJS saat ini masih bersifat pilot project (baru 1.7 juta dari 4.7 juta yang direncanakan), dapat dijadikan pilot juga untuk system integrasi data antara penyelanggaran pelayanan kesehatan (rumah sakit) dan Pemda seperti data kependudukan, pendidikan dan lain lain.

Image

Foto: shnews

Sebagai contohnya andai KJS ini sudah terhubungkan dengan semua data tersebut, selain statistik dasar seperti penyakit yang sering diderita, dengan mudah kita dapat melihat hubungan antara penyakit tertentu dengan tempat tinggal, tingkat pendidikan dan pekerjaan.  Lokasi mana yang rawan akan penyakit tertentu tentunya akan dapat kita cegah dengan adanya data ini. Kita juga dapat memonitor berkembangnya penyakit-penyakit menular di masyarakat.

Sebagai contoh pasien yang terkena terkena kanker paru paru, dengan system ini kita dengan mudah dapat  merunut (trace) medical record, untuk mengetahui perkiraan penyebabnya, baik itu life style, lokasi tempat tinggal (dengan menautkannya dengan catatan kependudukan), pekerjaan (dinas pekerjaan),  dan sebagainya. Bahkan kita bisa merunutnya dengan riwayat dari orang tua atau saudaranya yang mungkin penyakit tersebut diturunkan.

Jika kita memiliki data obat yang diberikan, kita juga dapat melihat apakah obat tersebut manjur dan juga dari sisi keuangan Pemda dapat mengefisiensikan obat yang di salurkan ke puskesmas dan mengurangi kebocoran dan penyalahgunaan.

Data tersebut pastinya akan menjadi tambah emas bagi para peneliti baik dalam dan luar negeri yang kedepannya akan memberikan input untuk peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakatnya. Para mahasiswa dari perguruan tinggi setempat dapat dilibatkan baik dalam pengelolaan, penelitian serta implementasi hasil riset tersebut.

Masih banyak lagi keuntungan yang akan di dapat jika system integrasi ini diterapkan. Semoga sistem jaminan sosial yang telah dan akan ada seperti KJS atau Kartu Juara, serta kartu sehat lainnya di Indonesia mampu melakukan integrasi ini dengan tetap mengacu sistem nasional yang terintegrasi yang nantinya kita dapat memiliki sistem yang terintegrasi secara nasional.

http://news.detik.com/read/2013/09/17/054755/2360578/103/1/optimalkan-manfaat-kartu-sehat-seperti-di-skandinavia

November 26, 2013 Posted by | Uncategorized | | 3 Comments

2012 in review


The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2012 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

About 55,000 tourists visit Liechtenstein every year. This blog was viewed about 200,000 times in 2012. If it were Liechtenstein, it would take about 4 years for that many people to see it. Your blog had more visits than a small country in Europe!

Click here to see the complete report.

December 30, 2012 Posted by | Uncategorized | 2 Comments

Hibernate


I am so sorry that these months I am not too active in updating this blog or replying any responses. This is because I am so busy with everything here….It is not easy studying and having big family. I hope all my post before can help all scholarship seekers, young statisticians…… I will update this blog soon.

December 25, 2010 Posted by | Uncategorized | 1 Comment

Buku: Rahasia Melanjutkan Studi dan Mendapatkan Beasiswa ke Jepang


penulis :

Jumiarti Agus (S3)

Willy Yanto Wijaya (S1)

Titin Fatimah (S2)

Mochamad Asri (S1)

Rina Fitriana (S2)

Juariah (S2)

Dwi N.K.Wati (S2)

Yessi Nirwana Kurniadi (S3)

Nova Ayu Maulita (Pertukaran)

Silvia Aslami (Precollege))

cakupan buku ini :

Program Undergraduate

1. Melanjutkan Sekolah ke Jepang?

Oleh: Silvia Aslami

Ketertarikanku pada Jepang

Putusan Mendadak, Sekolah ke Jepang

Pengurusan Visa

Mutasi Pasport ke Bogor

Persiapan ke Jepang

Meninggalkan Indonesia

Mendarat di Narita

Membuat KTP, dan Rekening Tabungan

Mendaftar Masuk Sekolah Bahasa Jepang

Aku Diterima di JASSO

Belajar Nihongo di Machida International Forum

Penutup

2. Berawal dari YSEP

Oleh: Willy Yanto Wijaya

(YSEP, Institut Teknologi Bandung-Tokyo Institute

of Technology , Japan , dan Monbukagakusho U to U, S2)

Apa Itu YSEP?

Fasilitas yang Diterima

Bagaimana Saya Dapat Mengikuti Program Ini?

Berita Kelulusan Seleksi Program YSEP

Mendarat di Narita

Masa Transisi di Jepang

Aktivitas Menarik Selama Mengikuti Program YSEP

Aktivitas Lain Saya Secara Pribadi

Setelah YSEP: Melamar Beasiswa Monbukagakusho

Pengalaman Saya Mendapatkan Beasiswa Monbukagakusho U to U

3. Mempertaruhkan Masa Depan di Negeri

Seribu Gempa

Oleh: Mochamad Asri (Monbukagakushosho, S1, Tokyo Institute of Technology).

Latar Belakang Keluargaku

Mencari Informasi Beasiswa

Mendaftar Beasiswa Pemerintah Singapore

Mendaftar Beasiswa Monbukagakusho

Mengikuti Tes Tertulis Monbukagakusho

Kiat Suksesku di Ujian Tertulis

Aku Lulus Ujian Tertulis

Tanggal 26 Agustus, Seleksi Wawancara

Aku Diberitakan Lulus

Persiapan Sebelum Keberangkatan ke Jepang

Memilih Universitas dan Jurusan di Jepang

4. Semoga Semua Ini Akan Ada Artinya

Oleh: Nova Ayu Maulita

(Program Pertukaran Pelajar di Tokyo University of Foreign

Studies)

Saya, HI, dan Luar Negeri

Mencari-cari Beasiswa Pertukaran

Berada di Luar Negeri Adalah Potensi

Program Master

5. Memetik “Bunga” di Negara Sakura….

Sebuah Keputusan Menuju Jalan yang Panjang

Oleh: Rina Fitriana (Asian Youth Fellowship, S2, Japan )

Berpetualang dengan Pengalaman Hidup

Masa Transisi Setelah Wisuda Sarjana

Bersakit-sakit Dahulu

Masih Ada Jalan Lain ke Negeri Sakura

Kenapa Memilih Belajar di Negeri Sakura ?

Mengapa Saya Memilih AYF?

Tahapan Seleksi

Sebelum Keberangkatan ke Jepang

Preparatory Course

Mendapatkan Profesor Pembimbing di Jepang

Ujian Masuk Perguruan Tinggi di Jepang

Gerbang Menuju Jalan Panjang pun Terbuka

6. Pengalaman Mendapatkan Beasiswa ASJA

Oleh: Juariah (ASJA, S2, Tokoshoku University, Tokyo )

Latar Belakang Saya

Tentang Beasiswa ASJA, Cara Apply dan Fasilitas

Program ASJA-Internasional

Memilih Universitas di Jepang

Kegiatan-kegitan ASJA-Internasional

Menjadi Asistan Dosen dan Perjalanan Meraih Cita

ke Jepang

7. Cita dan Cinta di Kagoshima

Oleh: Dwi Nurviyandari Kusuma Wati (JASSO dan Rotary shoolarship, S2, Japan )

Hidup Bersama “Obaachan

Jalan Meniti “Master Course

Lembaran Baru di Kagoshima

Keseharian di Kagoshima

Mahasiswa “Private

Tentang Beasiswa JASSO

Tentang Beasiswa Rotary

Proses Aplikasi

Pemberitahuan Hasil Seleksi

Kegiatan Bersama Rotary Club

Perkuliahan Master

Detik Akhir di Kagoshima

8. Dari Komik ke Bidang Akademik

Oleh: Titin Fatimah

(Monbukagakusho U to U, S2 dan S3)

Awal Sebuah Impian…

Latar Belakang

Langkah Pertama: Menemukan Calon Dosen Pembimbing (Supervisor)

Pendekatan kepada Calon Dosen Pembimbing

Proses Seleksi

Tips Meraih Beasiswa Monbukagakusho U to U

Berburu Beasiswa Setelah di Jepang

Program Doktor

9. Tidak Satu Jalan untuk Studi di Negeri Sakura

Oleh: Jumiarti Agus

Akademik Masa Lalu..

Meninggalkan kota Padang , Merantau meraih Cita

Diam-diam Mencari Peluang Sekolah ke Jepang

Target “S3 ke Jepang”

Komunikasi Dengan Profesor

Persiapan ke Jepang

April 2001 Sebagai Research Student

10. Semua Mempunyai Peluang yang Sama..

Oleh: Yessi Nirwana Kurniadi (S3, Monbukagakusho U to U, Tohoku University, Japan)

Preface

Latar Belakang

Jalan Itu..

Road to Japan..

Berlari..

Ke Jepang..

Kesimpulan

Bahasan Terkait

Mengapa Belajar ke Jepang?

Ketika Memutuskan Belajar ke Jepang

Sistem Pendidikan Tinggi di Jepang

Program S1

Program S2 dan S3 (Graduate)

Persiapan dan Biaya Pendidikan di Jepang

Program S1 Jalur Beasiswa

Program S1 Jalur Biaya Pribadi

Program Graduate

Bagaimana Kiat Melamar Beasiswa?

Mengumpulkan Informasi Sebanyak-banyaknya

Membuat Keputusan

Tentukan Minat Anda

Mengeksplorasi Homepage Profesor yang Diminati

Persiapkan Semua Persyaratan

Lakukan Komunikasi dengan Profesor

Surat cerminan diri Anda

Profesor tak mudah percaya dengan ucapan, tapi ia butuh bukti

Profesor sebagai pembimbing dan guarantor Anda

Kapan sebaiknya meminta Profesor sebagai supervisor Anda?

Masa menunggu jawaban email dari Profesor

Profesor terkenal

Datang langsung menjumpai Profesor

Teknik memilih Profesor

Proses dan Teknik Pengisian Formulir Beasiswa

Proposal Penelitian

Beasiswa Sekolah di Jepang

Beasiswa yang Dapat Dilamar dari Luar Jepang

Beasiswa yang Bisa Dilamar di Jepang

Biaya Hidup di Tokyo

Biaya Hidup untuk Keluarga Kecil

Biaya Perbulan untuk Pelajar Single

Berbagai Beasiswa Monbukagakusho

Monbukagakusho Research Student

Monbukagakusho untuk Lulusan SLTA

Undergraduate (S-1)

College o f Technology (D-3)

Professional Training College (D-2)

Monbukagakusho Teacher Training (Penataran Guru)

Monbukagakusho Program Japanese Studies

Beasiswa Koseirodosho (Ministry of Health, Labour and Welfare Japan)

Berbagai Kesempatan Studi di Jepang

Pendidikan Bahasa Jepang

Besar Biaya Pendidikan Bahasa Jepang

Syarat dan Prosedur Masuk Lembaga Pendidikan

Waktu Pendaftaran

Professional Training Collage (Diploma 2)

Biaya Kuliah

Persyaratan Masuk

Pendaftaran

Ujian Masuk

Syarat Kelulusan

Collage of Technology (Politeknik)

Sertifikasi oleh National Instituion for Academic Degrees

Program Sarjana (S-1)

Rata-rata Biaya Kuliah Tahun Pertama

Persyaratan Masuk

Pendaftaran

Ujian Masuk

Syarat Kelulusan

Program Bergelar dalam Bahasa Inggris

Mahasiswa Pendengar Dan Mahasiswa Pengumpul Kredit

Program Ekstensi ke Program S-1 di Universitas

Program Studi Jangka Pendek

Program Pasca Sarjana

Biaya Kuliah

Syarat Masuk
Pendaftaran

Ujian Masuk

Buku-buku yang Pantas Anda Baca

Tanggapan Pembaca

Riwayat Penulis

Untuk mendapatkan buku ini, hubungi ACI Publishing kontak person silviaaslami@yahoo.com

March 14, 2009 Posted by | Uncategorized | 13 Comments

Buku: Kiat Sukses Menaklukan Mahalnya Kehidupan


Assalamualaikum rekan2,

berikut ada informasi tentang sebuah buku baru yang baru terbit.
Semoga berguna
Salam
Tio

Kiat Sukses Menaklukan Mahalnya Kehidupan

Ditulis oleh :

Jumiarti Agus (Tokyo, Jepang)
Irawati Prillia (Bremerhaven, Jerman)
Cahayahati (Aachen, Jerman)
Mieke Nurmalasari (Belgia)
Hani Iskadarwati (Louisville, Kentucky,USA)
Dwi I. Lestari (Austria)
Yuli Nava (Detroit, USA)
Harwati S. Lindsten (Swedia)
Dessy Nataliani (Belanda)
Desti J. Basuki (Kanada)
Rose F. Nakamura (Jepang)

“Kiat Sukses Menaklukkan Mahalnya Kehidupan”. Buku ini berisi penuturan anak bangsa di manca negara tentang pengelolaan keuangan keluarga dan hidup hemat. Juga meliputi sistem dari suatu negara yang berkaitan dengan ekonomi keluarga dan sistem bisnis yang berlaku. Serta meliput toko toko tempat belanja murah yang mungkin diperlukan bagi Anda yang mau berpergian ke luar negeri, dalam cakupan daerah penulis.

Latar Belakang

Ide penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh berbagai krisis yang masih menjerat Bangsa Indonesia sehingga banyak anak bangsa yang ingin hijrah keluar negeri, apakah untuk studi, mengadu nasib, dan ingin merubah ekonomi. Mereka beranggapan bahwa hidup di luar negeri itu manis, dan mudah mendapatkan uang. Banyak yang tergiur pergi ke luar negeri karena melihat orang yang kembali dari luar negeri mampu membeli “sesuatu” di tanah air. Padahal mereka tidak tahu bagaimana perjuangan anak bangsa itu selama di luar negeri.

Mereka yang tergiur untuk merubah ekonomi semata-mata, melakukan berbagai upaya untuk bisa ke luar negeri, malah kebohongan pun terkadang dilakukan untuk mendapatkan visa ke luar negeri.

Benarkah kehidupan di luar negeri selalu manis? Dan mudah mendapatkan uang?

Untuk itu kami bertujuan ingin memberikan informasi yang sebenarnya sesuai dengan kondisi dan sistem yang kami alami selama tinggal di luar negeri.

Penuturan di sini juga dimaksudkan untuk menipis pandangan sinis terhadap mereka yang berkesempatan tinggal di luar negeri. Hidup di luar negeri tidak mudah, penuh daya juang yang tinggi. Dan sesungguhnya rezeki kita masing-masing telah diaturNya.

Banyak penulis di buku ini bertutur bahwa pendapatan mereka pas-pasan, tetapi bagaimana bisa mereka menabung dan dapat membeli sesuatu di Indonesia? Anda penasaran?

Silahkan ikuti penuturan para penulis di buku ini.

Tujuan Penerbitan Buku ini:

Dengan persembahan kami ini, semoga masyarakat di tanah air juga bergiat untuk menyusun strategi untuk hidup hemat. Sudah tidak masanya lagi mempertahankan gengsi di balik tipisnya isi kantong. Bagi yang berlebih rezekinya, semoga membudayakan pula prilaku melengserkan barang kepada sesama, mengingat makin mahalnya biaya hidup di tanah air.

Informasi tentang sistem dagang dan bisnis, juga berguna bagi mereka yang bergerak di sektor bisnis. Serta info tentang sistem dan kebijakan ekonomi di luar negeri, mungkin pantas ditiru oleh pemerintah Indonesia. Sehingga kemakmuran secara menyeluruh akan dapat diarasakan oleh segenap insan Indonesia, dan bukan oleh kaum yang mapan saja. Amiin.

Keunggulan Buku ini:

Berisi sharing nyata para penulisnya yang tinggal di manca negara untuk berjuang agar survive menjalani kehidupanya di negeri rantau. Sungguh merupakan mutiara untuk dibagi secara luas kepada masyarakat di Indonbesia.

Buku ini mudah dipahami karena masing masing penulis menuangkan pengalamannya berdasarkan pengalaman sendiri selama tinggal di luar negeri.

Kelebihan lain buku ini, disamping wacana, juga ada foto-foto pendukung. Anda tidak hanya tahu informasi dari tulisan saja, tetapi juga bisa melihat foto sebagai bukti nyata.

Buku ini dapat dikonsumsi oleh semua tingkat usia, karena dikemas dengan bahasa yang mudah dimengerti, oleh seseorang yang ingin tahu bagaimana kondisi di negeri orang, atau bagi siapa saja yang ingin studi atau bekerja di luar negeri.

Bila ada saran atau komentar layangkan surat ke primoneanak@ ybb.ne.jp

Harga buku : Rp 30.000 bisa didapatkan di ACI Publishing
http://acipublishing2007.multiply.com/photos/album/7/Kiat_Sukses_Menaklukkan_Mahalnya_Kehidupan_MMK
atau memesan kepada para penulisnya.

March 3, 2009 Posted by | Uncategorized | Leave a comment

Kuliah di Belgia yuuk..!


Saya ingin berbagi info bahwa di beberapa universitas di Belgia (U ghent dan U hasselt yg saya tahu) telah menerapkan peraturan baru utk biaya kuliah Program Master.
Bagi student yang berasal dari negara2 berkembang spt indonesia, hanya diwajibkan untuk membayar uang kuliah sebesar 80 euro pertahun untuk program Master.

Di universitas Hasselt, terdapat 3 major international master program:

1. Master of Management

2. Master of Statistics

-Applied Statistics

-Biostatistics

-Bioinformatics

3. Master in Transportation Sciences

Namun hanya Master of Statistics saja dimana berlaku pengurangan tuition fee untuk student dari negara2 berkembang (80 euro/th).

Untuk universitas Gent, pilihan program lebih banyak dan penjelasan tentang tuition fee dapat dilihat di:

http://www.ugent.be/en/teaching/studentadmin/tuition/2008-2009.htm

Untuk daftar master program bisa dilihat di http://www.ugent.be/en

Proses aplikasi utk mendapatkan keringanan biaya tsb mudah saja. Pertama2 kita aplikasi dahulu untuk diterima di program study yg diinginkan dan kemudian setelah diterima ajukan permohonan ke pihak universitas untuk pengurangan biayanya. Untuk di uHasselt, jika kita dari negara2 berkembang akan otomatis diberi keringanan.

KULeuven menawarkan Science@Leuven Scholarship untuk beberapa program master tertentu. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di: http://wet.kuleuven.be/english/scienceatleuvenscholarship

Info lain ttg pendidikan di belgia:

Biaya pendidikan di belgia paling murah dibandingkan negara2 di sekitarnya spt belanda dimana untuk program master berkisar 5000 hingga diatas 10.000 euro pertahun. Di belgia, selain biaya murah ( dari mulai 560 euro/thn hingga sekitar 5000euro/ thn, namun rata2 biaya perkuliahan sekitar 1500euro/th), tuition fee utk hampir semua program studi tidak dibedakan bagi student dari luar maupun dari negara2 EU (European Union) .

Terlebih lagi biaya hidup bisa dibilang lebih murah dari negara tetangga belanda.

Berikut rincian living cost di belgia:

  • Student room 250 -400 euro utk di brussels, dan diluar brussels : 150-250 euro/bln.

Utk akomodasi diatas hanya utk 1 org student. Bagi yg ingin membawa keluarga tidak diperbolehkan menggunakan student room dan diharuskan menyewa appartement/studio. Untuk sewa apartement (bukan student room) berkisar 350-550 utk 1 sleeping room, blm termasuk biaya lain2. Utk biaya listrik, gas, internet, air, asuransi apartemen minimum 200 euro.

  • Makan (masak sendiri) : 250-350 euro.
  • Transportasi: Biasanya para student menggunakan sepeda sebagai moda transportasi , namun in case harus pergi dengan bis  juga bisa dibilang murah di belgia, abodement utk bis sekitar 25/bln, di beberapa kota spt leuven tuition fee sudah termasuk biaya transportasi dalam kota bagi student, khusus kota hasselt semua public transportation gratis.
  • Buku2: 250-400 euro/thn, biasanya buku2 (text book) sudah tersedia di perpustakaan, tinggal course note saja yang harus beli (tips: bisa cari “fosil2” angkatan2 sebelumnya).
  • Asuransi kesehatan sekitar 40 euro/ th utk student (sangat murah dibanding kan belanda yg berkisar 50-100 euro/bln).

Keterangan lebih lanjut living cost di hasselt:

http://www.uhasselt.be/english/algemeen/student/costs.asp.

Untuk beasiswa ke belgia sebenarnya banyak peluang meski tidak sebanyak di belanda dimana stuned memberi beasiswa kpd 200 org student indonesia. Berikut beberapa program beasiswa yang diberikan untuk studi di Belgia:

1. Vliruos Scholarship: Beasiswa yang diberikan oleh konsorsium dari 6 universitas di Flemish Region (Region berbahasa belanda). Beasiswa diberikan untuk Training program (ITP) dan Master program (ICP). Karena memang difokuskan untuk student yang berasal dari negara2 afrika, setiap tahun hanya sekitar 5-10 student dari indonesia memperoleh beasiswa ini. Info lebih lanjut bisa dilihat di: http://www.scholarships.vliruos.be/

2. Erasmus mundus sholarship: Jumlah student dari Indonesia yang mendapatkan beasiswa ini lebih banyak dari vlir dan tiap tahun jumlahnya meningkat. Info lebih lanjut:

http://hafidztio.multiply.com/journal/item/68/tips_Erasmus_Mundus_scholarship

atau: https://setiopramono.wordpress.com/2008/12/19/tips-erasmus-mundus-scholarship/

3. CUD scholarship program. Program beasiswa yang diberikan oleh konsorsium universitas2 di daerah walloni (region berbahasa perancis). Belum terlalu banyak student dari Indonesia yang mendapatkan beasiswa ini. Info : http://www.cud.be/content/view/339/208/lang,/

4.  Beasiswa dari universitas. Ada beberapa universitas yang menyediakan beasiswa bagi student baik dari eropa maupun luar eropa. namun jumlah penerimanya sedikit. Untuk mengetahui beasiswa ini, hubungin professor dimana anda ingin melanjutkan studi dan mintalah saran dan info tentang kemungkinan untuk memperoleh beasiswa baik dari universitas maupun dari luar universitas.

Berikut ada tambahan informasi ttg beasiswa dari Agung di U Gent:

Univ Ghent juga menyediakan beasiswa untk master tahun kedua. Syarat nya kurang lebih : nilai mata kuliah pada tahun pertama, dan korelasi bidang pekerjaan kita dengan kuliah yg diambil. Beasiswa ini biasanya diikuti oleh mhs2 yg pada tahun pertama berkuliah di Ghent dengan biaya sendiri dan istri/suami mereka telah terlebih dahulu mendapat beasiswa dari VLIR utk berkuliah di Ghent. Besar beasiswa kurang lebih 800 euro. Jatah pertahun adalah 10 orang, dan tahun kemarin kira2 yg mendaftar sebanyak 100 orang.

link: http://www.ugent. be/en/research/ devcooperation/ Mastercall2009. pdf

Untuk lebih jelasnya tetang sistem pendidikan di belgia dapat dilihat di: http://en.wikipedia.org/wiki/Education_in_Belgium

Berikut daftar universitas2 di Belgia:

· Catholic University of Louvain

· Katholieke Universiteit Leuven

· University of Hasselt

· Université Libre de Bruxelles

· University of Antwerp

· University of Ghent

· University of Liège

· University of Namur

· Vrije Universiteit Brussel

Untuk mencari part time job disini tidak terlalu mudah, tapi banyak kerja sampingan bagi student, spt bekerja di pabrik, restorant, perkebunan (http://hafidztio.multiply.com/journal/item/51/51) dll. Namun banyak kendala dikarenakan faktor bahasa, mengingat Belgia memiliki 3 bahasa nasional (Netherlands, French, and German). Dan sedikit berbeda dengan di Australia dan UK, untuk istri/suami dari student yang ikut menemani kesini, tidak diperbolehkan untuk bekerja (secara legal..).

Booklet lengkap mengenai pendidikan di Belgia bisa didapatkan di sini: Kuliah di Belgia.

Selamat berjuang..!!

Tio

December 19, 2008 Posted by | Uncategorized | | 70 Comments

Link baru contoh TOEFL


Dikarenakan ada beberapa rekan yang mengatakan bahwa link sebelumnya tidak bisa digunakan lagi, saya telah me re upload soal2 toefl terdahulu di link berikut.:

http://rapidshare.de/files/40840613/toefl.zip.html

semoga berguna.

Salam dan sukses.

Tio

November 5, 2008 Posted by | Uncategorized | , | 3 Comments

Measures of Dispersion


Ukuran Penyebaran (Measures of Dispersion)

Ukuran Penyebaran merupakan ukuran yang menyatakan penyebaran data tersebut dari pusat distribusi data tersebut.

I. Range

Range merupakan ukuran jarak antara nilai terendah dan nilai tertinggi. Ukuran ini terpengaruh oleh adanya pencilan (outlier).

II. Semi-Interquartile Range

Merupakan range setelah data dipotong sebanyak 25% pada ujung bawah dan atas sehingga outlier atau extrim value tidak terhitung.

III. Range Interquartile

Merupakan selisih antara kuartil pertama (Q1) dan ketiga (Q3) dari suatu distribusi. Data Ordinal atau peringkat menggunakan ukuran ini dalam kaitannya dengan Median. Kuartil pertama adalah persentil ke-25 dan merupakan Hinge bawah pada penggambaran dengan Box-Plot, sedangkan kuartil ketiga sama dengan persentil ke-75 dan merupakan Hinge Atas pada Box-Plot. Range Interquartil adalah jarak antar hinge-hinge tersebut. (Cooper, 1998)

IV. Mean Absolut Deviation (MAD)

Dasar ukuran penyebaran adalah untuk mengetahui seberapa jauh jarak (besar simpangan) data terhadap rata-ratanya. Karena jumlah simpangan sama dengan nol,, maka para ahli menggunakan nilai aboslut dari jumlah simpangan untuk mengetahui besarnya simpangan rata-rata terhadap mean.

V. Ragam (Variance)

Jumlah simpangan sama dengan nol disebabkan adanya nilai negatif yang akan saling meniadakan, untuk itu maka selain dengan nilai absolut digunakan metode lain yakni dengan mengkuadratkan jumlah simpangan sehingga hasilnya pasti positif yang disebut Jumlah Kuadrat Simpangan (Sum Squared Deviations), karena ingin mengetahui rata-ratanya maka dibagi dengan N.

VI. Simpangan Baku (Standard Deviation)

Simpangan Baku yang merupakan akar kuadrat dari Ragam adalah ukuran rata-rata penyimpangan. (Howell, 1982). Seperti kita ketahui bahwa jumlah simpangan dari rata-rata adalah sama dengan nol, dan jumlah kuadrat simpangan disekitar rata-rata lebih kecil dibandingkan simpangan dari titik-titik lainnya. Sedangkan jumlah simpangan absolut (Sum Absolute Deviation) dari rata-rata tidak merupakan nilai minimum, sehingga M.a.d tidak tepat digunakan untuk simpangan disekirat rata-rata namun akan minimum disekitar median.

October 23, 2008 Posted by | Uncategorized | | Leave a comment