Tujuh Sunnah Harian
Tujuh Sunnah Harian
oleh Ustadz Arifin Ilham
Disarikan dari: http://eramuslim.com/video/tujuh-sunnah-harian.htm
1. Sholat tahhajud –> Tradisi orang2 shaleh, Mereka yang kuat Qiyamullailnya Allah cegah mereka utk berbuat maksiat.
2. Taddabur Al Quran > mengaji dan mengkaji AlQuran, lakukan di waktu setelah sholat tahajjud menunggu sholat subuh.
3. Berjamaah di Masjid
4. Sholat Dhuha — > Mendatangkan rezeki, rezeki paling besar adalah kesempatan untuk bertaubat.
5. Sedekah –> Allah menolong hamba Nya, selama hamba Nya menolong saudaranya
6. Menjaga Wudlu –> Bersih dan bersinar.
7. Selalu mengingat Allah –> Terbebas dari perbuatan maksiat.
Kegiatan mingguan:
1.Mengaji, Tarbiah
2.Bersilahturrahim ke Ulama
3.Puasa sunnah (Senin Kamis)
Buku: Rahasia Melanjutkan Studi dan Mendapatkan Beasiswa ke Jepang
penulis :
Jumiarti Agus (S3)
Willy Yanto Wijaya (S1)
Titin Fatimah (S2)
Mochamad Asri (S1)
Rina Fitriana (S2)
Juariah (S2)
Dwi N.K.Wati (S2)
Yessi Nirwana Kurniadi (S3)
Nova Ayu Maulita (Pertukaran)
Silvia Aslami (Precollege))
cakupan buku ini :
Program Undergraduate
1. Melanjutkan Sekolah ke Jepang?
Oleh: Silvia Aslami
Ketertarikanku pada Jepang
Putusan Mendadak, Sekolah ke Jepang
Pengurusan Visa
Mutasi Pasport ke Bogor
Persiapan ke Jepang
Meninggalkan Indonesia
Mendarat di Narita
Membuat KTP, dan Rekening Tabungan
Mendaftar Masuk Sekolah Bahasa Jepang
Aku Diterima di JASSO
Belajar Nihongo di Machida International Forum
Penutup
2. Berawal dari YSEP
Oleh: Willy Yanto Wijaya
(YSEP, Institut Teknologi Bandung-Tokyo Institute
of Technology , Japan , dan Monbukagakusho U to U, S2)
Apa Itu YSEP?
Fasilitas yang Diterima
Bagaimana Saya Dapat Mengikuti Program Ini?
Berita Kelulusan Seleksi Program YSEP
Mendarat di Narita
Masa Transisi di Jepang
Aktivitas Menarik Selama Mengikuti Program YSEP
Aktivitas Lain Saya Secara Pribadi
Setelah YSEP: Melamar Beasiswa Monbukagakusho
Pengalaman Saya Mendapatkan Beasiswa Monbukagakusho U to U
3. Mempertaruhkan Masa Depan di Negeri
Seribu Gempa
Oleh: Mochamad Asri (Monbukagakushosho, S1, Tokyo Institute of Technology).
Latar Belakang Keluargaku
Mencari Informasi Beasiswa
Mendaftar Beasiswa Pemerintah Singapore
Mendaftar Beasiswa Monbukagakusho
Mengikuti Tes Tertulis Monbukagakusho
Kiat Suksesku di Ujian Tertulis
Aku Lulus Ujian Tertulis
Tanggal 26 Agustus, Seleksi Wawancara
Aku Diberitakan Lulus
Persiapan Sebelum Keberangkatan ke Jepang
Memilih Universitas dan Jurusan di Jepang
4. Semoga Semua Ini Akan Ada Artinya
Oleh: Nova Ayu Maulita
(Program Pertukaran Pelajar di Tokyo University of Foreign
Studies)
Saya, HI, dan Luar Negeri
Mencari-cari Beasiswa Pertukaran
Berada di Luar Negeri Adalah Potensi
Program Master
5. Memetik “Bunga” di Negara Sakura….
Sebuah Keputusan Menuju Jalan yang Panjang
Oleh: Rina Fitriana (Asian Youth Fellowship, S2, Japan )
Berpetualang dengan Pengalaman Hidup
Masa Transisi Setelah Wisuda Sarjana
Bersakit-sakit Dahulu
Masih Ada Jalan Lain ke Negeri Sakura
Kenapa Memilih Belajar di Negeri Sakura ?
Mengapa Saya Memilih AYF?
Tahapan Seleksi
Sebelum Keberangkatan ke Jepang
Preparatory Course
Mendapatkan Profesor Pembimbing di Jepang
Ujian Masuk Perguruan Tinggi di Jepang
Gerbang Menuju Jalan Panjang pun Terbuka
6. Pengalaman Mendapatkan Beasiswa ASJA
Oleh: Juariah (ASJA, S2, Tokoshoku University, Tokyo )
Latar Belakang Saya
Tentang Beasiswa ASJA, Cara Apply dan Fasilitas
Program ASJA-Internasional
Memilih Universitas di Jepang
Kegiatan-kegitan ASJA-Internasional
Menjadi Asistan Dosen dan Perjalanan Meraih Cita
ke Jepang
7. Cita dan Cinta di Kagoshima
Oleh: Dwi Nurviyandari Kusuma Wati (JASSO dan Rotary shoolarship, S2, Japan )
Hidup Bersama “Obaachan”
Jalan Meniti “Master Course”
Lembaran Baru di Kagoshima
Keseharian di Kagoshima
Mahasiswa “Private”
Tentang Beasiswa JASSO
Tentang Beasiswa Rotary
Proses Aplikasi
Pemberitahuan Hasil Seleksi
Kegiatan Bersama Rotary Club
Perkuliahan Master
Detik Akhir di Kagoshima
8. Dari Komik ke Bidang Akademik
Oleh: Titin Fatimah
(Monbukagakusho U to U, S2 dan S3)
Awal Sebuah Impian…
Latar Belakang
Langkah Pertama: Menemukan Calon Dosen Pembimbing (Supervisor)
Pendekatan kepada Calon Dosen Pembimbing
Proses Seleksi
Tips Meraih Beasiswa Monbukagakusho U to U
Berburu Beasiswa Setelah di Jepang
Program Doktor
9. Tidak Satu Jalan untuk Studi di Negeri Sakura
Oleh: Jumiarti Agus
Akademik Masa Lalu..
Meninggalkan kota Padang , Merantau meraih Cita
Diam-diam Mencari Peluang Sekolah ke Jepang
Target “S3 ke Jepang”
Komunikasi Dengan Profesor
Persiapan ke Jepang
April 2001 Sebagai Research Student
10. Semua Mempunyai Peluang yang Sama..
Oleh: Yessi Nirwana Kurniadi (S3, Monbukagakusho U to U, Tohoku University, Japan)
Preface
Latar Belakang
Jalan Itu..
Road to Japan..
Berlari..
Ke Jepang..
Kesimpulan
Bahasan Terkait
Mengapa Belajar ke Jepang?
Ketika Memutuskan Belajar ke Jepang
Sistem Pendidikan Tinggi di Jepang
Program S1
Program S2 dan S3 (Graduate)
Persiapan dan Biaya Pendidikan di Jepang
Program S1 Jalur Beasiswa
Program S1 Jalur Biaya Pribadi
Program Graduate
Bagaimana Kiat Melamar Beasiswa?
Mengumpulkan Informasi Sebanyak-banyaknya
Membuat Keputusan
Tentukan Minat Anda
Mengeksplorasi Homepage Profesor yang Diminati
Persiapkan Semua Persyaratan
Lakukan Komunikasi dengan Profesor
Surat cerminan diri Anda
Profesor tak mudah percaya dengan ucapan, tapi ia butuh bukti
Profesor sebagai pembimbing dan guarantor Anda
Kapan sebaiknya meminta Profesor sebagai supervisor Anda?
Masa menunggu jawaban email dari Profesor
Profesor terkenal
Datang langsung menjumpai Profesor
Teknik memilih Profesor
Proses dan Teknik Pengisian Formulir Beasiswa
Proposal Penelitian
Beasiswa Sekolah di Jepang
Beasiswa yang Dapat Dilamar dari Luar Jepang
Beasiswa yang Bisa Dilamar di Jepang
Biaya Hidup di Tokyo
Biaya Hidup untuk Keluarga Kecil
Biaya Perbulan untuk Pelajar Single
Berbagai Beasiswa Monbukagakusho
Monbukagakusho Research Student
Monbukagakusho untuk Lulusan SLTA
Undergraduate (S-1)
College o f Technology (D-3)
Professional Training College (D-2)
Monbukagakusho Teacher Training (Penataran Guru)
Monbukagakusho Program Japanese Studies
Beasiswa Koseirodosho (Ministry of Health, Labour and Welfare Japan)
Berbagai Kesempatan Studi di Jepang
Pendidikan Bahasa Jepang
Besar Biaya Pendidikan Bahasa Jepang
Syarat dan Prosedur Masuk Lembaga Pendidikan
Waktu Pendaftaran
Professional Training Collage (Diploma 2)
Biaya Kuliah
Persyaratan Masuk
Pendaftaran
Ujian Masuk
Syarat Kelulusan
Collage of Technology (Politeknik)
Sertifikasi oleh National Instituion for Academic Degrees
Program Sarjana (S-1)
Rata-rata Biaya Kuliah Tahun Pertama
Persyaratan Masuk
Program Bergelar dalam Bahasa Inggris
Mahasiswa Pendengar Dan Mahasiswa Pengumpul Kredit
Program Ekstensi ke Program S-1 di Universitas
Program Pasca Sarjana
Biaya Kuliah
Syarat Masuk
Pendaftaran
Ujian Masuk
Buku-buku yang Pantas Anda Baca
Tanggapan Pembaca
Riwayat Penulis
Untuk mendapatkan buku ini, hubungi ACI Publishing kontak person silviaaslami@yahoo.com
Buku: Kiat Sukses Menaklukan Mahalnya Kehidupan
Assalamualaikum rekan2,
Semoga berguna
Salam
Tio
Jumiarti Agus (Tokyo, Jepang)
Irawati Prillia (Bremerhaven, Jerman)
Cahayahati (Aachen, Jerman)
Mieke Nurmalasari (Belgia)
Hani Iskadarwati (Louisville, Kentucky,USA)
Dwi I. Lestari (Austria)
Yuli Nava (Detroit, USA)
Harwati S. Lindsten (Swedia)
Dessy Nataliani (Belanda)
Desti J. Basuki (Kanada)
Rose F. Nakamura (Jepang)
“Kiat Sukses Menaklukkan Mahalnya Kehidupan”. Buku ini berisi penuturan anak bangsa di manca negara tentang pengelolaan keuangan keluarga dan hidup hemat. Juga meliputi sistem dari suatu negara yang berkaitan dengan ekonomi keluarga dan sistem bisnis yang berlaku. Serta meliput toko toko tempat belanja murah yang mungkin diperlukan bagi Anda yang mau berpergian ke luar negeri, dalam cakupan daerah penulis.
Latar Belakang
Ide penulisan buku ini dilatarbelakangi oleh berbagai krisis yang masih menjerat Bangsa Indonesia sehingga banyak anak bangsa yang ingin hijrah keluar negeri, apakah untuk studi, mengadu nasib, dan ingin merubah ekonomi. Mereka beranggapan bahwa hidup di luar negeri itu manis, dan mudah mendapatkan uang. Banyak yang tergiur pergi ke luar negeri karena melihat orang yang kembali dari luar negeri mampu membeli “sesuatu” di tanah air. Padahal mereka tidak tahu bagaimana perjuangan anak bangsa itu selama di luar negeri.
Mereka yang tergiur untuk merubah ekonomi semata-mata, melakukan berbagai upaya untuk bisa ke luar negeri, malah kebohongan pun terkadang dilakukan untuk mendapatkan visa ke luar negeri.
Benarkah kehidupan di luar negeri selalu manis? Dan mudah mendapatkan uang?
Untuk itu kami bertujuan ingin memberikan informasi yang sebenarnya sesuai dengan kondisi dan sistem yang kami alami selama tinggal di luar negeri.
Penuturan di sini juga dimaksudkan untuk menipis pandangan sinis terhadap mereka yang berkesempatan tinggal di luar negeri. Hidup di luar negeri tidak mudah, penuh daya juang yang tinggi. Dan sesungguhnya rezeki kita masing-masing telah diaturNya.
Banyak penulis di buku ini bertutur bahwa pendapatan mereka pas-pasan, tetapi bagaimana bisa mereka menabung dan dapat membeli sesuatu di Indonesia? Anda penasaran?
Silahkan ikuti penuturan para penulis di buku ini.
Tujuan Penerbitan Buku ini:
Dengan persembahan kami ini, semoga masyarakat di tanah air juga bergiat untuk menyusun strategi untuk hidup hemat. Sudah tidak masanya lagi mempertahankan gengsi di balik tipisnya isi kantong. Bagi yang berlebih rezekinya, semoga membudayakan pula prilaku melengserkan barang kepada sesama, mengingat makin mahalnya biaya hidup di tanah air.
Informasi tentang sistem dagang dan bisnis, juga berguna bagi mereka yang bergerak di sektor bisnis. Serta info tentang sistem dan kebijakan ekonomi di luar negeri, mungkin pantas ditiru oleh pemerintah Indonesia. Sehingga kemakmuran secara menyeluruh akan dapat diarasakan oleh segenap insan Indonesia, dan bukan oleh kaum yang mapan saja. Amiin.
Keunggulan Buku ini:
Berisi sharing nyata para penulisnya yang tinggal di manca negara untuk berjuang agar survive menjalani kehidupanya di negeri rantau. Sungguh merupakan mutiara untuk dibagi secara luas kepada masyarakat di Indonbesia.
Buku ini mudah dipahami karena masing masing penulis menuangkan pengalamannya berdasarkan pengalaman sendiri selama tinggal di luar negeri.
Kelebihan lain buku ini, disamping wacana, juga ada foto-foto pendukung. Anda tidak hanya tahu informasi dari tulisan saja, tetapi juga bisa melihat foto sebagai bukti nyata.
Buku ini dapat dikonsumsi oleh semua tingkat usia, karena dikemas dengan bahasa yang mudah dimengerti, oleh seseorang yang ingin tahu bagaimana kondisi di negeri orang, atau bagi siapa saja yang ingin studi atau bekerja di luar negeri.
Bila ada saran atau komentar layangkan surat ke primoneanak@ ybb.ne.jp
Harga buku : Rp 30.000 bisa didapatkan di ACI Publishing
http://acipublishing2007.multiply.com/photos/album/7/Kiat_Sukses_Menaklukkan_Mahalnya_Kehidupan_MMK
atau memesan kepada para penulisnya.
Cover letter sample for a PhD position application
Jalanstraat 22 , Haselar, Belgium
May 1, 2007
Personnel Department
Faculty of Applied Computation
University of Kalifornia,
KotaBaru, Belgium
Dear Selection Committee Members,
I am writing in response to the advertisement as regard vacancy for Doctoral Grant for the project of on sparse tensor approximation methods for high-dimensional transport
problems at Department of Mathematics, Faculty of Applied Computation. I respectfully submit this letter of application, for I believe my experiences are well qualified to meet the needs of the project.
I graduated from Master in Computation program at Tegal Alur University in Jakarta, Indonesia at 2006. I am currently a student at Master of Science in Complex Computation programme in the same university and fully expect to complete my degree by December 2007.
I work at Institute of Computation. Five years experience as a lecturer for Institute of Computation keens my experience in the application of computation in many fields. I also conducted project supervision for my student in those research areas. I achieved teaching experience also as a visiting lecturer in some universities in Jakarta. Besides my main responsibility, I also accomplished some research independently or in a team mainly in complex computation. These practices give me skill in the application of complex computation.
My studies in Computation and Complex Computation programme in Tegal Alur University not only provide me strong background and research experience in computation but also in its application in many fields. Several projects and course provide me broad view of computation problem in various fields. I also have gained valuable experience in solving real problem
I believe with these educational values that I possess, pursuing a PhD will add more to it and expose me more to areas where Computer science knowledge are relevant and in addition, put into practice what I have learnt so far. I have enclosed the application form, my CV, certificate and transcript. I look forward to hear from you soon. Thank you very much for your consideration.
Sincerely,
Brahmana
Another MOTIVATION FOR APPLYING FOR A SCHOLARSHIP Sample
The next example of motivation statement (with some changes) was provided by the author for me to be distributed. Hopefully be helpful.
MOTIVATION FOR APPLYING FOR A SCHOLARSHIP
NAME : Brama Kumbara
COUNTRY : Madangkara
PROGRAMME : Master of Science in Advance Mathematics, Harvard University
REASONS FOR A (Name of programe) SCHOLARSHIP
First I would like to express my appreciation for this opportunity to apply for XXX scholarship. I am a graduate of Mojopahit University holding a degree in Mathematics Science, First Class Honours.
With the background knowledge I have in mathematics, I strongly feel that a master course in Advance Mathematics will be very relevant to my practice back here in my country Madangkara. I plan to work with research based groups in applied mathematics sector as well as in local universities with an aim to improve research and human resource capacity building through training.
Owing to limited resources, I have not been able to proceed with further studies here in Madangkara or elsewhere as I lack the necessary funds. I would be grateful to be provided with sponsorship to further my education and build a career and XXX scholarship will be immensely helpful. My future potential employer especially in the public sector such as local universities and research organisations will be a good channel where I can transfer the knowledge gained in an optimized manner to my country and future generations.
In addition I will get a chance through XXX scholarship to interact with students from diverse professional and cultural backgrounds drawn from all over the world. The exposure is important for interaction and integration of diverse ideas and perspectives pertaining to various global issues; for the world is a mosaic of different cultures and a single perspective cannot apply in all these cultures.
Finally I am determined to make the most out of the scholarship benefits. I will optimize my stay at Harvard University to garner a wealth of ideas that will apply when I return to my country and at the same time contribute to a better Harvard University and the Americans with my country Madangkara.
Once again I am grateful for considering my application and I look forward to a favorable reply.
Master grants for candidates from developing countries at UGhent , Belgium
http://www.ugent. be/en/research/ devcooperation/ Mastercall2009. pdf
Master grants for candidates from developing countries
Deadline: 30 April 2009 (for 2009-2010)
This Ghent University programme provides master grants to candidates from developing countries who wish to obtain a master¢s degree at Ghent University. The grants are available for all master programmes at Ghent University.. They are awarded for the duration of the studies with a maximum of 2 years. In case of a two-year-programme the scholarship will only be paid for the full term if the student successfully completes the first year of the programme.
The scholarship consists of an allowance of 964 euro per month plus the yearly tuition fee.
Kuliah di Belgia yuuk..!
Saya ingin berbagi info bahwa di beberapa universitas di Belgia (U ghent dan U hasselt yg saya tahu) telah menerapkan peraturan baru utk biaya kuliah Program Master.
Bagi student yang berasal dari negara2 berkembang spt indonesia, hanya diwajibkan untuk membayar uang kuliah sebesar 80 euro pertahun untuk program Master.
Di universitas Hasselt, terdapat 3 major international master program:
|
|
-Applied Statistics |
|
|
-Biostatistics |
|
|
-Bioinformatics |
3. Master in Transportation Sciences
Namun hanya Master of Statistics saja dimana berlaku pengurangan tuition fee untuk student dari negara2 berkembang (80 euro/th).
Untuk universitas Gent, pilihan program lebih banyak dan penjelasan tentang tuition fee dapat dilihat di:
http://www.ugent.be/en/teaching/studentadmin/tuition/2008-2009.htm
Untuk daftar master program bisa dilihat di http://www.ugent.be/en
Proses aplikasi utk mendapatkan keringanan biaya tsb mudah saja. Pertama2 kita aplikasi dahulu untuk diterima di program study yg diinginkan dan kemudian setelah diterima ajukan permohonan ke pihak universitas untuk pengurangan biayanya. Untuk di uHasselt, jika kita dari negara2 berkembang akan otomatis diberi keringanan.
Info lain ttg pendidikan di belgia:
Biaya pendidikan di belgia paling murah dibandingkan negara2 di sekitarnya spt belanda dimana untuk program master berkisar 5000 hingga diatas 10.000 euro pertahun. Di belgia, selain biaya murah ( dari mulai 560 euro/thn hingga sekitar 5000euro/ thn, namun rata2 biaya perkuliahan sekitar 1500euro/th), tuition fee utk hampir semua program studi tidak dibedakan bagi student dari luar maupun dari negara2 EU (European Union) .
Terlebih lagi biaya hidup bisa dibilang lebih murah dari negara tetangga belanda.
Berikut rincian living cost di belgia:
- Student room 250 -400 euro utk di brussels, dan diluar brussels : 150-250 euro/bln.
Utk akomodasi diatas hanya utk 1 org student. Bagi yg ingin membawa keluarga tidak diperbolehkan menggunakan student room dan diharuskan menyewa appartement/studio. Untuk sewa apartement (bukan student room) berkisar 350-550 utk 1 sleeping room, blm termasuk biaya lain2. Utk biaya listrik, gas, internet, air, asuransi apartemen minimum 200 euro.
- Makan (masak sendiri) : 250-350 euro.
- Transportasi: Biasanya para student menggunakan sepeda sebagai moda transportasi , namun in case harus pergi dengan bis juga bisa dibilang murah di belgia, abodement utk bis sekitar 25/bln, di beberapa kota spt leuven tuition fee sudah termasuk biaya transportasi dalam kota bagi student, khusus kota hasselt semua public transportation gratis.
- Buku2: 250-400 euro/thn, biasanya buku2 (text book) sudah tersedia di perpustakaan, tinggal course note saja yang harus beli (tips: bisa cari “fosil2” angkatan2 sebelumnya).
- Asuransi kesehatan sekitar 40 euro/ th utk student (sangat murah dibanding kan belanda yg berkisar 50-100 euro/bln).
Keterangan lebih lanjut living cost di hasselt:
http://www.uhasselt.be/english/algemeen/student/costs.asp.
Untuk beasiswa ke belgia sebenarnya banyak peluang meski tidak sebanyak di belanda dimana stuned memberi beasiswa kpd 200 org student indonesia. Berikut beberapa program beasiswa yang diberikan untuk studi di Belgia:
1. Vliruos Scholarship: Beasiswa yang diberikan oleh konsorsium dari 6 universitas di Flemish Region (Region berbahasa belanda). Beasiswa diberikan untuk Training program (ITP) dan Master program (ICP). Karena memang difokuskan untuk student yang berasal dari negara2 afrika, setiap tahun hanya sekitar 5-10 student dari indonesia memperoleh beasiswa ini. Info lebih lanjut bisa dilihat di: http://www.scholarships.vliruos.be/
2. Erasmus mundus sholarship: Jumlah student dari Indonesia yang mendapatkan beasiswa ini lebih banyak dari vlir dan tiap tahun jumlahnya meningkat. Info lebih lanjut:
http://hafidztio.multiply.com/journal/item/68/tips_Erasmus_Mundus_scholarship
atau: http://setiopramono.wordpress.com/2008/12/19/tips-erasmus-mundus-scholarship/
3. CUD scholarship program. Program beasiswa yang diberikan oleh konsorsium universitas2 di daerah walloni (region berbahasa perancis). Belum terlalu banyak student dari Indonesia yang mendapatkan beasiswa ini. Info : http://www.cud.be/content/view/339/208/lang,/
4. Beasiswa dari universitas. Ada beberapa universitas yang menyediakan beasiswa bagi student baik dari eropa maupun luar eropa. namun jumlah penerimanya sedikit. Untuk mengetahui beasiswa ini, hubungin professor dimana anda ingin melanjutkan studi dan mintalah saran dan info tentang kemungkinan untuk memperoleh beasiswa baik dari universitas maupun dari luar universitas.
Berikut ada tambahan informasi ttg beasiswa dari Agung di U Gent:
Univ Ghent juga menyediakan beasiswa untk master tahun kedua. Syarat nya kurang lebih : nilai mata kuliah pada tahun pertama, dan korelasi bidang pekerjaan kita dengan kuliah yg diambil. Beasiswa ini biasanya diikuti oleh mhs2 yg pada tahun pertama berkuliah di Ghent dengan biaya sendiri dan istri/suami mereka telah terlebih dahulu mendapat beasiswa dari VLIR utk berkuliah di Ghent. Besar beasiswa kurang lebih 800 euro. Jatah pertahun adalah 10 orang, dan tahun kemarin kira2 yg mendaftar sebanyak 100 orang.
link: http://www.ugent. be/en/research/ devcooperation/ Mastercall2009. pdf
Untuk lebih jelasnya tetang sistem pendidikan di belgia dapat dilihat di: http://en.wikipedia.org/wiki/Education_in_Belgium
Berikut daftar universitas2 di Belgia:
· Catholic University of Louvain
· Katholieke Universiteit Leuven
· Université Libre de Bruxelles
Untuk mencari part time job disini tidak terlalu mudah, tapi banyak kerja sampingan bagi student, spt bekerja di pabrik, restorant, perkebunan (http://hafidztio.multiply.com/journal/item/51/51) dll. Namun banyak kendala dikarenakan faktor bahasa, mengingat Belgia memiliki 3 bahasa nasional (Netherlands, French, and German). Dan sedikit berbeda dengan di Australia dan UK, untuk istri/suami dari student yang ikut menemani kesini, tidak diperbolehkan untuk bekerja (secara legal..).
Selamat berjuang..!!
Tio
Tips Erasmus Mundus Scholarship
Berikut beberapa penjelasan dari Fahmi temen saya ttg Erasmus Mundus scholarship,
Saya dapat info dr kedutaan belgia bahwa “jatah” indonesia utk VLIR berkurang, namun utk Erasmus Mundus, bertambah…
so silahkan daftar..
Bagi masyarakat yang tinggal di kota besar di Indonesia, mungkin nama
Erasmus Mundus scholarship bukanlah lagi sebuah nama asing. Selama
setahun kemarin, perwakilan European Union untuk Asia Tenggara,
khususnya Indonesia telah aktif menyebarkan informasi tentang beasiswa
Erasmus Mundus melalui koran maupun seminar-seminar sekolah di luar negeri.
Mungkin proses yang tidak ‘umum’ dan investasi awal yang ‘cukup’ besar
untuk melamar beasiswa ini lah yang menjadi kendala kenapa sampai saat
ini peminat dari Indonesia belum menunjukan peningkatan jumlah yang
signifikan. Padahal kalo dilihat dari Jumlah quota yang disediakan
khusus untuk mahasiswa dari Asia tenggara, khususnya indonesia, kita
masih sangat ketinggalan jauh dibanding India dan Cina yang mampu
mengirimkan hampir 100 orang pertahunnya.
Ada beberapa hal yang saya amati menjadi kendala bagi mahasiswa
Indonesia khususnya :
1. Beasiswa Erasmus Mundus bukan merupakan beasiswa terpusat, artinya
proses aplikasi tidak diurus oleh lembaga khusus seperti ADS atau STUNED
yang memiliki perwakilan di Jakarta.
2. Proses aplikasi harus langsung ke Konsorsium Universitas di Eropa
dimana beasiswa Erasmus Mundus ditawarkan.
3. Syarat dari proses apliaksi ke Universitas yang kadang cukup rumit
dan memakan energi.
4. Investasi di awal berupa pengiriman dokumen yang cukup mahal (dengan
DHL ato DHL)
Namun, kalo kita lihat keuntunganan dan kita coba kalkulasi kesempatan
dari beasiswa ini, maka saya yakin anda akan sangat terkejut dan merasa
bahwa kendala di atas tidaklah berarti.
1. TIDAK ada proses wawancara, artinya screening seluruhnya dilakukan
lewat dokumen yang anda kirimkan ke konsorsium Universitas dimana
Program Master Erasmus Mundus ini ditawarkan.
2. TIDAK diperlukan aplikasi double ke pemberi beasiswa (dalam hal ini
European Union) karena saat anda mengisi formulir aplikasi untuk
pendaftaran ke Universitas, anda tinggal mencontreng pilihan, ‘apakah
anda juga akan apply beasiswa erasmus mundus untuk program ini?’
3. Jika anda diterima di Universitas tersebut, maka KESEMPATAN anda
untuk mendapatkan beasiswa erasmus mundus untuk program tersebut,
sangatlah BESAR! Tinggal bersabar menunggu informasi dari koordinator
program Erasmus Mundus tempat anda mendaftar, karena universitas yang
akan mengajukan nama anda ke European Union untuk mendapatkan beasiswa,
jika European Union setuju, maka anda sudah dipastikan anda mendapat
beasiswa tersebut.
4. Ada quota untuk orang Indonesia sebagai bentuk pemerataan beasiswa
Erasmus Mundus, sepengatahuan penulis, untuk 1 program Erasmus Mundus,
minimal 1 orang Indonesia bisa diterima, untuk kasus tertentu ketika
kualifikasi si pelamar memuaskan, maka dari Indonesia sendiri bisa
langsung 2 orang atau lebih diterima untuk program yang sama.
5. Kesempatan untuk beajar di lebih dari 1 universitas dan lebih dari 1
negara eropa selama masa perkuliahan. Penerima beasiswa erasmus mundus
diwajibkan untuk mengambil beberapa mata kuliah tertentu atau tinggal
minimal 1 semester di universitas lain yang masuk dalam konsorsium
program erasmus mundus tersebut. Umumnya universitas ini berlokasi di
negara lain di Eropa. Artinya anda berkesempatan jalan-jalan sekaligus
menikmati kehidupan di berbagai negara eropa yang berbeda-beda
tergantung dari lokasi partner university.
Karena proses aplikasi lebih kearah paper based maka anda harus
mempersiapkan sebaik mungkin beberapa hal sebagai berikut :
- Form aplikasi diisi dengan selengkap-lengkapny a dan sebaik-baiknya
- Buatlah Motivation Letter atau Statement of Purpose
- Gunakan CV standard europa (bisa diperoleh di
http://europass. cedefop.europa. eu/europass/ preview.action? locale_id= 1)
- Lampirkan seluruh dokumen pendukung dengan lengkap.
Anda tidak harus memiliki International TOEFL atau IELTS pada saat
mendaftar, bisa disiasati pengiriman International TOEFL atau IELTS
dilakukan setelah anda diterima di Universitas dengan kondisi khusus
(conditional acceptance). INGAT : Anda diterima di universitas, maka
kesempatan anda dapat beasiswa Erasmus Mundus sangatlah besar.
Beberapa temen-teman mensiasti dengan mengambil test Intl. TOEFL atau
IELTS setelah ada kepastian dari koordinator kalo mereka dapat beasiswa
Erasmus Mundus. Namun sebisa mungkin lengkapi dokumen ini pada saat awal
anda mengirimkan aplikasi.
Proses aplikasi untuk Beasiswa Erasmus Mundus 2008 dibuka dari November
2007 – Februari 2008, tergantung dari program yang ditawarkan. Bahasa
pengantar utama yang digunakan umumnya adalah bahasa Inggris, selama
anda menempuh pendidikan, nanti akan ada kursus bahasa negara lokal
dimana anda mesti mengambil program erasmus mundus tersebut untuk
memudahkan proses adaptasi.
Informasi detail tentang beasiswa erasmus mundus 2008 bisa dilihat di
http://ec.europa. eu/education/ programmes/ mundus/projects/ index_en. html
Jika ada pertanyaan yang lebih spesifik, anda bisa bergabung di milis
Erasmus Mundus Indonesia (indoem@yahoogroups. co.uk) atau web
http://indoem. info/
Jadi..? persiapkan diri anda sekarang juga untuk meraih beasiswa erasmus
mundus 2008! ssst.. sedikit bocoran, ‘nominal’ beasiswa erasmus mundus
ini ternyata salah satu yang paling ‘gede’ lho di dunia…
Fahmi Mubarok
Joint European Master in Material Science (EMMS)
Technische Universität Hamburg-Harburg (TUHH) Germany -
Universitate of Aveiro (UA) Portugal
Link baru contoh TOEFL
Dikarenakan ada beberapa rekan yang mengatakan bahwa link sebelumnya tidak bisa digunakan lagi, saya telah me re upload soal2 toefl terdahulu di link berikut.:
http://rapidshare.de/files/40840613/toefl.zip.html
semoga berguna.
Salam dan sukses.
Tio
Measures of Dispersion
Ukuran Penyebaran (Measures of Dispersion)
Ukuran Penyebaran merupakan ukuran yang menyatakan penyebaran data tersebut dari pusat distribusi data tersebut.
I. Range
Range merupakan ukuran jarak antara nilai terendah dan nilai tertinggi. Ukuran ini terpengaruh oleh adanya pencilan (outlier).
II. Semi-Interquartile Range
Merupakan range setelah data dipotong sebanyak 25% pada ujung bawah dan atas sehingga outlier atau extrim value tidak terhitung.
III. Range Interquartile
Merupakan selisih antara kuartil pertama (Q1) dan ketiga (Q3) dari suatu distribusi. Data Ordinal atau peringkat menggunakan ukuran ini dalam kaitannya dengan Median. Kuartil pertama adalah persentil ke-25 dan merupakan Hinge bawah pada penggambaran dengan Box-Plot, sedangkan kuartil ketiga sama dengan persentil ke-75 dan merupakan Hinge Atas pada Box-Plot. Range Interquartil adalah jarak antar hinge-hinge tersebut. (Cooper, 1998)
IV. Mean Absolut Deviation (MAD)
Dasar ukuran penyebaran adalah untuk mengetahui seberapa jauh jarak (besar simpangan) data terhadap rata-ratanya. Karena jumlah simpangan sama dengan nol,, maka para ahli menggunakan nilai aboslut dari jumlah simpangan untuk mengetahui besarnya simpangan rata-rata terhadap mean.
V. Ragam (Variance)
Jumlah simpangan sama dengan nol disebabkan adanya nilai negatif yang akan saling meniadakan, untuk itu maka selain dengan nilai absolut digunakan metode lain yakni dengan mengkuadratkan jumlah simpangan sehingga hasilnya pasti positif yang disebut Jumlah Kuadrat Simpangan (Sum Squared Deviations), karena ingin mengetahui rata-ratanya maka dibagi dengan N.
VI. Simpangan Baku (Standard Deviation)
Simpangan Baku yang merupakan akar kuadrat dari Ragam adalah ukuran rata-rata penyimpangan. (Howell, 1982). Seperti kita ketahui bahwa jumlah simpangan dari rata-rata adalah sama dengan nol, dan jumlah kuadrat simpangan disekitar rata-rata lebih kecil dibandingkan simpangan dari titik-titik lainnya. Sedangkan jumlah simpangan absolut (Sum Absolute Deviation) dari rata-rata tidak merupakan nilai minimum, sehingga M.a.d tidak tepat digunakan untuk simpangan disekirat rata-rata namun akan minimum disekitar median.
-
Archives
- April 2009 (1)
- March 2009 (2)
- February 2009 (2)
- January 2009 (1)
- December 2008 (2)
- November 2008 (1)
- October 2008 (1)
- May 2008 (23)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS
